Selasa, 21 Agustus 2018, 9:36
Home / NEWS / KEMENPAN RB KURANGI PEREKRUTAN PNS
Kegiatan Kementerian RB Di Salah Satu Hotel Di Surabaya, Kamis (18/05/2017). Sumber Foto : Risky Utomo Putri

KEMENPAN RB KURANGI PEREKRUTAN PNS

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara RB (Kemenpan RB) akan kurangi belanja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Perekrutan ASN nantinya akan dilakukan dengan sangat selektif, dan menganut asas minus growth.

Itu disampaikan oleh Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Menpan RB, Setiawan Wangsaatmaja.

Minus growth merupakan sistem perekrutan ASN dengan prosentase kurang dari yang dibutuhkan. Sehingga nantinya, peran ASN akan lebih banyak dari yang sebelumnya.

“Asas minus growth ini merupakan strategi untuk mengefisiensi ASN yang ada. Kita tidak menerima pegawai baru. Bahkan untuk mengganti yang pensiun, semisal kurang dari 100, kita akan mengganti kurang dari 100 pegawai,” ujarnya pada rapat koordinasi bidang SDM Aparatur untuk Wilayah Indonesia Barat, Kamis (18/05/2017) di Haris Hotel Convention Center, Surabaya, Jatim.

Aturan ini ditetapkan berdasarkan
Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS dan sosialisasi pemilihan jabatan tinggi pratama tekadan nasional.

Efisiensi ASN dilakukan karena tingginya biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk belanja pegawai selama ini. Pada 2015 – 2016, 137 Kabupaten/Kota dan Provinsi di Jawa tercatat melakukan belanja pegawai lebih dari 50%, sementara total belanja pegawai untuk pusat dan daerah adalah 700 Triliun dari keseluruhan APBN.

Setiawan Wangsaatmaja mengungkapkan bahwa hal itu tidak baik karena dapat memberatkan pembangunan di daerah tersebut. “Semakin besar belanja pegawai terhadap APBD – nya, artinya bahwa tempat untuk belanja barang dan modal untuk pembangunan daerah semakin kecil, oleh karena itu kami harus mengontrolnya,” tuturnya.

Kedepannya, ia berharap ASN di 137 daerah yang belanja pegawainya lebih dari 50% itu, dapat diredistribusikan lagi agar SDM – nya dapat lebih optimal dan sesuai dengan uji kompetensinya.

“Kita akan prioritaskan ASN yang perannya paling sentral saja,” tambahnya.

Dengan begitu, APBD masing – masing daerah bisa lebih ditingkatkan untuk pembangunan, terutama untuk daerah – daerah yang masih tertinggal. (Rizki Utomo Putri/Halu)

Check Also

SATLANTAS POLRES TRENGGALEK LUNCURKAN MOBIL CERDAS 

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Guna mendorong peningkatan Satlantas Polres Trenggalek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *