Jumat, 17 Agustus 2018, 23:49
Home / NEWS / BANGUNAN TUGU DI AREAL BROMO DIPROTES
Keberadaan Tugu Di Areal Wisata Gunung Bromo, Sabtu (14/10/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

BANGUNAN TUGU DI AREAL BROMO DIPROTES

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Sebuah Tugu bertuliskan The Sea of Sand, yang terletak di areal lautan pasir gunung Bromo, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), diprotes oleh Komunitas Sahabat Bromo dan Masyarakat Fotografi Indonesia (MFI).

Dua komunitas itu protes, karena bangunan Tugu dianggap merusak estetika dan menghalangi pengunjung mengabadikan panorama alami gunung Bromo. Protes tersebut, merek layangkan melalui surat terbuka yang beredar di media sosial.

Respon Netizen di media sosial, Sabtu (14/10/2017), sumber foto: Zulkiflie

Surat terbuka, ditujukan kepada dua kementerian sekaligus, yakni Menteri lingkungan hidup dan kehutanan, serta Menteri pariwisata RI. Dalam surat terbuka itu, ketua Dewan Pembina MFI, Sigit Pramono menyebut bahwa pembangunan tugu, sama sekali tidak menambah keindahan Bromo, dan justru membuat jelek foto – foto panorama alam yang diambil di sana.

Selain menyampaikan protes, Komunitas sahabat Bromo dan Masyarakat Fotografi Indonesia, juga memberikan saran agar dana untuk membangun tugu, lebih baik dimanfaatkan untuk membangun toilet di tempat wisata, yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Terutama, di 10 tujuan wisata unggulan Indonesia, seperti di Bromo.

Berdasarkan Pantauan wagataberita.com, keberadaan tugu di areal wisata Bromo, berjumlah dua bangunan. Satu tugu berada di area lautan pasir, dan tugu lainnya berada di kawasan bukit teletubbies. Warna bangunan terlihat mencolok dengan latar warna coklat dan warna tulisan kolaborasi orange dan biru.

Selain diprotes oleh Komunitas Sahabat Bromo dan MFI, berdirinya tugu di areal wisata bromo. Kini juga disoal oleh para wisatawan. Salah satunya, Agustian, wisatawan Surabaya yang tengah berlibur ke Bromo. Menurutnya, aura mistis bromo saat ini sudah berkurang, dibanding waktu dirinya ke bromo tahun 1973 silam.

Surat Terbuka Untuk 2 Kementrian, Sabtu (14/10/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

“Seharusnya penempatan tugu ini, tidak menutupi pandangan ke gunung Bromo. Kalo begini sudah tidak natural lagi. bukan tidak setuju sih, namun seharusnya sebelum menempatkan tugu, harus dikoordinasikan lagi. Ini kan bukan hanya aset bangsa, namun juga aset dunia,” tandas Agustian, Sabtu (14/10/2017).

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait, atas munculnya surat terbuka bernada protes, akan berdirinya 2 tugu di areal wisata gunung Bromo. Seiring beredarnya surat terbuka itu di media sosial, dan menjadi viral. Para netizen terus memberikan respon dengan beragam komentar. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

17 AGUSTUS PENDAKIAN SEMERU ‘FULL BOOKED’

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Mendekati puncak peringatan Hari Ulang Tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *