Minggu, 23 September 2018, 13:24
Home / EKONOMI / BANK JATIM BERKONTRIBUSI BESAR TERHADAP MASYARAKAT
Gubernur Jatim H. Soekarwo Pada Acara Undian Simoeda 2017 Bank Jatim. Sumber Foto : Humas Pemprov Jatim

BANK JATIM BERKONTRIBUSI BESAR TERHADAP MASYARAKAT

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim H. Soekarwo menyampaikan rasa bangga terhadap kemajuan dan perkembangan Bank Jatim selama ini. Apalagi, perkembangan dan kemajuan itu mampu diwujudkan lewat kontribusinya terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

“Bank Jatim telah memberikan kontribusi besar kepada masyarakat dan pembangunan Jatim,” kata Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim, saat menghadiri gemerlap hadiah undian Simpeda Regional 2017 yang diselenggarakan Bank Jatim di Atrium Grand City Mall Surabaya, Minggu (19/11/2017).

Kontribusi tersebut, kata Pakde Karwo, digambarkan lewat kondisi perekonomian Jawa Timur yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Dari data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Tahun 2016 mencapai Rp 1.855 trilyun atau setara 140 milyar dollar AS.

Dari 1.855 trilyun PDRB itu, uang pemerintah, baik pusat, provinsi, kabupaten dan kota, hanya 146 trilyun atau 7,8 persen. Sementara yang 92,2 persen adalah uang swasta yang dihimpun oleh perbankan, termasuk nasabah Bank Jatim. Jadi bapak ibu para nasabah sudah amal jariyah ikut membangun Jatim terus menerus digunakan untuk kesejahteraan masyarakat Jatim,” ungkapnya.

Dia menambahkan, himpunan dana Bank Jatim itu digunakan untuk membiayai konsumsi, investasi, perdagangan eksport import serta perdagangan antar provinsi. “Dari sinilah perekonomian masyarakat Jatim semakin berkembang. Sekarang, bank Jatim dan direksi membuat program sambung rasa bersama dengan nasabah agar dana pihak ketiganya bisa nyimpan uangnya lagi di Bank Jatim, itu maksudnya,” ujar Pakde Karwo, lalu menyampaikan rasa terima kasih kepada nasabah Bank Jatim.

Kondisi aset Bank Jatim saat ini sudah mencapai Rp 52 trilyun, terjadi peningkatan.

Pendapatan perkapita masyarakat Jatim tahun 2016, sebesar Rp. 47,950 juta. Ini merupakan pendapatan terbesar kedua, setelah DKI Jakarta.

Soekarwo juga menambahkan, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur selalu di atas rata – rata nasional sejak tahun 2010. Bahkan, menjelang akhir tahun 2017 ini, pendapatan perkapita masyarakat Jatim kurang lebih sudah mencapai Rp 52 juta lebih. “Pada posisi seperti itu, jumlah masyarakat kelas menengah Jatim naik, dari 17,02% menjadi 18,0%,” ujarnya.

Itu terlihat dari daya beli masyarakat Jatim pada pembelian kendaraan bermotor yang mengalami peningkatan untuk jenis mobil. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

KEPENGURUSAN PERWOSI YANG AKAN DATANG DIHARAP MAMPU AJAK LEBIH BANYAK PEREMPUAN CINTA OLAHRAGA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pembukaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Perwosi X dilaksanakan di Hotel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *