Selasa, 12 Desember 2017, 23:15
Home / ENTERTAINMENT / EVENT / BUPATI MUNA BUKA KEMAH BHAKTI WISATA, PEMPROV SUPORT FESTIVAL WISATA PANTAI MELEURA
Bupati Muna L M Rusman Emba Bersama Beberapa Forkompimda Yang Hadir Pada Pembukaan Kemah Wisata. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

BUPATI MUNA BUKA KEMAH BHAKTI WISATA, PEMPROV SUPORT FESTIVAL WISATA PANTAI MELEURA

WAGATABERITA.COM – MUNA. Dalam rangka menyelaraskan programnya dengan pemerintah pusat dalam hal ini program Presiden, Jokowi yakni program Destinasi, pada Kamis (23/11), sekira pukul 16 : 00 WITA, Pemkab Muna Menggelar Kemah Bhakti Wisata tahun 2017 di Bumi pesona Wisata Meleura yang terletak di Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia.

Dipercayakannya kegiatan tersebut sebagai penanggung jawab kegiatan Kemah Bhakti tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaannya.

Kemah Bakti Wisata Bumi Wisata Meleura, itu di ikuti oleh 20 sekolah menengah pertama (SMP) di Muna yang berjumlah sekitar 400 siswa dan sisiwi pramuka. Kegiatan tersebut di buka langsung oleh Bupati Muna, LM Rusman Emba ST serta di hadiri pula beberapa dari Forkompimda.

Dihadapan para peserta Kemah, Bupati Muna menyampaikan sambutannya bahwa, Kemah Bhakti Wisata ini adalah merupakan sebuah moment yang sangat luar biasa. Karena dalam kegiatan kemah ini adik – adik di ajarkan bagaimana dan seperti apa itu kita peduli dengan disiplin.

“Ditempat ini, kita bukan hanya sekedar hadir tapi kita di didik untuk sangat mengenal dan peduli dengan displin. Inilah yang sangat penting buat adik-adik kita, karena ini adalah pendidikan yang baik buat kita sekalian,” tutur mantan Senator RI dapil Sultra itu dalam membuka Kemah Bhakti Wisata di tempat Wisata Pantai Meleura.

Menurutnya, Kemah Bhakti Wisata di Bumi Meleura ini sangat baik buat kita semua untuk bisa mengenal dan memperkenalkan daerah kita baik kepada Lokal, Nasional maupun Dunia dan kegiatan Kemah ini nantinya, kita akan jadikan kegiatan rutin.

“Jika momentum seperti ini kita akan laksanakan terus. Insya Allah pada bulan Desember 2017 nanti daerah kita akan mengadakan Festival Meleura dan itu akan berhubungan baik dengan seni dan budaya lokal kita, serta dengan kegiatan – kegiatan Wisata lainnya, yang sudah terencana,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa kegiatan ini sangat sederhana tapi ini sangat penting. Dalam kegiatan ini akan melatih kedisplinan kita. Forum seperti ini akan menjadi sebuah latihan – latihan. Jadikan momentum pelajaran, juga menjadi alat komunikasi buat adik – adik, di mana saja untuk memperkenalkan Wisata alam yang ada di Muna. Bukan saja di meleura tapi di mana saja.

Ketua Panitia, Selaku penanggung jawab kegiatan Kemah Bhakti Wisata 2017 di Bumi Wisata Meleura, La Ode Sarmin, pada wagataberita.com menjelaskan bahwa tujuan kegiatan yang di adakan ini merupakan sebuah amanah kita bersama masyatakat Muna, dalam rangka mengangkat derajat, harkat dan martabat daerah kita agar dapat di kenal oleh dunia, melalui program Wisata Pemerintah, Mai Te Wuna.

“Inilah yang menjadi acuan kami program Destinasi Wisata “Mai Te Wuna dan Desember 2017 nantinya akan ada Festival Wisata Meleura. Yang merupakan cita – cita daerah kita, hingga bersama para pemuda kita mengadakan Kemah Bhakti 2017 di Bumi Wisata Meleura.

Dan kami melibatkan adik – adik siswa yang merupakan generasi kita kedepan yang akan melanjutkan cita – cita daerah ini, karena kami tau bahwa pemuda memiliki sejarah perjuangan, dalam bangsa ini,” kata Sarmin yang juga adalah Kabid Ketenagaan Dikbud Muna.

Ditambahkan Sarmin, bahwa saat ini generasi Muda kita sangat dibutuhkan dalam rangka menjalankan tuntutan dan tantangan amanah bangsa ini. Dengan mencermati perkembangan pembangunan nasional, dan menyadari hal itu adalah sebuah tuntutan dan tantangan, maka kaum muda di dorong dengan rasa tanggung jawab yang tinggi untuk membina dan mengembangkan serta memperkenalkan adat, seni , budaya dan wisata lokal yang ada.

Hal ini juga, kata Sarmin bahwa dalam menyikapi proses perubahan sosial, dan olehnya itu kami juga bersama Kemah Bhakti wisata ini kita melakukan berbagai aktifitas yang akseleratifnya dalam segala bidang. Baik it bidang pendidikan kesehatan seni budaya dan wisata. Dan ini adalah tujuan kami yang memiliki konteks historis dalam mengembangkan serta memperkenalkan daerah kami yang sesungguhnya memiliki seni, adat, dan budaya serta wisata alam yang juga dapat menarik perhatian dunia untuk meliriknya.

Sementara itu Pemerintah Provinsi Sultra, melalui Kadis Pariwisatanya, Syahruddin Nurdin, menanggapi akan di adakannya Festival Wisata Pantai Meleura di Kabupaten Muna nanti, pihaknya sangat mendukung dan mengapreseasi kegiatan tersebut.

“Selama kegiatan itu baik, untuk mengangkat citra pariwisata di Sultra. Kita tetap mensupportnya. Namun kami sangat berharap, kegiatannya agar dilaksanakan dengan profesional dan jangan lupa melakukan konsultasi dengan Pemprov. Apa saja yang akan di tampilkan nanti, di siapkan memang secara matang.” Ucapnya pada wartawan.

Kadispar Sultra itu lebih detile menjelaskannya, bahwa jika Pemkab Muna, dengan berkonsultasi dengan pemprov maka akan ada masukan dan dukungan sehingga kegiatannya nanti dapat berjalan dengan lancar dan bisa sukses.

”Kami sangat berterima kasih kepada kabupaten/kota, seperti halnya Kabupaten Muna yang membuat terobosan baik buat Sultra, dalam rangka mempromosikan wisata. Keberhasilan provinsi juga karena tunjangan kerja dan promosi yang dilakukan daerah seperti Festival Wisata Pantai Meleura ini,” Terang mantan Karo Ortala Setda Sultra itu, Kamis (23/11/2017). (Zainal Arifin Suyoto/ Halu)

Check Also

PEREDARAN OBAT ILEGAL MEMBAHAYAKAN MASYARAKAT

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Peredaran obat ilegal amat berbahaya karena itu masyarakat perlu mengenali tandanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *