Selasa, 12 Desember 2017, 21:20
Home / EDUKASI / SUSANTI HUDIONO TERIMA PENGHARGAAN SOETANDYO AWARD DARI FISIP UNAIR
Ini Mereka Yang Menerima Penghargaan Dan Beasiswa Dari Fisip Unair. Sumber Foto : Humas Unair

SUSANTI HUDIONO TERIMA PENGHARGAAN SOETANDYO AWARD DARI FISIP UNAIR

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Esthi Susanti Hudiono menerima penghargaan Soetandyo Award. Penghargaan itu penerima sungguh luar biasa. Rasanya dirinya tak menduga kalau mendapat penghargaan Soetandyo Award, kata Susanti Hudiono.

Ajang penghargaan itu dilakukan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Air Langga (Unair).

Selain itu, juga ada pemberian beasiswa dalam “Soetandyo Award & Scholarship 2017.”

Penganugrahan “Soetandyo FISIP Unair Award & Scholarship 2017” yang dilaksanakan di Aula Soetandyo Gedung C FISIP Unair pukul 09 : 00 WIB itu dihadiri seluruh peserta yang lolos dalam tahapan seleksi Soetandyo Award & Scholarship, akademisi, dan para dosen FISIP.

Soetandyo Award & Scholarship 2017 merupakan salah satu rangkaian acara dari Dies Natalis FISIP UNAIR ke – 40 yang diadakan dalam rangka mengapresiasi spirit perjuangan dibidang pendidikan, HAM, pluralism, kebangsaan, anti kemiskinan, civil society ini, kemudian menginspirasi FISIP Unair untuk memberikan tribute kepada Alm. Prof. Soetandyo dalam wujud pemberian beasiswa kepada mahasiswa S1 dan S2 yang sedang menyusun skripsi/tesis dengan tema – tema yang sesuai dengan yang diperjuangkan Alm. Prof. Soetandyo. Soetandyo Scholarship FISIP Unair memberikan bantuan beasiswa sebesar Rp 5 juta/orang kepada 15 skripsi dan tesis yang terpilih. Sedangkan untuk penghargaan Soetandyo Award diterima oleh Esthi Susanti Hudiono M.Si (Aktivis dan general secretary Komunitas AIDS Indonesia).

Siaran pers yang diterima menyebutkan dalam tahap seleksi Soetandyo Scholarship telah terpilih 15 skripsi dan tesis diantaranya berasal dari Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Indonesia, Universitas Riau, Universitas Lampung, UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Padjajaran, Universitas Trunojoyo Madura, dan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung. Seleksi tersebut dinilai oleh para juri diantaranya adalah : Dr. Falih Suaedi, Drs., M.Si, Prof. Dr. Budi Prasetyo, Drs., M.Si, Dr. Tuti Budirahayu, Dra., M.Si, Prof. Myrtati Dyah Artaria, Dra., MA., Ph.D, Dr. Rahma Sugihartati, Dra., M.Si, Dr. Liestianingsih Dwi D., Dra., M.Si, M. Muttaqien, S.IP, MA., Ph.D, Sulikah Asmorowati, S.Sos., M.DevSt., Ph.D. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

INSPIRASI DARI RUMAH BATIK DIFABEL SEMARANG

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Rumah Batik Difabel, Semarang adalah nama dari salah satu toko batik yang semua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *