Sabtu, 20 Januari 2018, 8:29
Home / EKONOMI / ANALISA INFLASI SEPANJANG TAHUN 2017 DI JATIM

ANALISA INFLASI SEPANJANG TAHUN 2017 DI JATIM

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Inflasi di jawa timur mempengaruhi semua komponen bahan pokok, Selasa (02/01/2018).

Inflasi (kenaikan harga) ini menyebabkan garis kemiskinan semakin meningkat, selama Maret 2017 – September 2017 peningkatan 3,39 persen yaitu dari Rp 374.478 perkapita perbulan pada maret 2017 menjadi Rp 387.160 perkapita perbulan pada september 2017.

Peranan komonditi makanan terhadap kemiskinan jauh lebih besar di banding peranan komonditi bukan makanan.

Teguh Pramono, MA kepala BPS Prov Jatim menyatakan bahwa “Inflasi pada bulan Desember pada tahun 2017 ini Jawa Timur memang agak tinggi yaitu mencapai 0,71 persen, demikian juga kalau di lihat menurut lokasi pengamatan inflasi dari Jember sampai dengan Madiun semua tempat juga menunjukan adanya inflasi. Inflasi terbesar di seluruh jawa timur ini terjadi di Surabaya yang mencapai 0,85 persen kemudian di ikuti oleh probolinggo 0,65 persen, jember 0.66 persen inflasi yang terendah ada di kediri dan sumenep yang mencapai hanya 0,43 persen” begitu penuturannya.

Dan komponen – komponen yang menyebabkan inflasi di tahun 2017 ini di seluruh komponen itu yang terbesar terjadi di kelompok bahan makanan. (Aisah Lailatul Faulana)

Check Also

GADAIKAN MOTOR CURIAN UNTUK BIAYA PERSALINAN ISTRI

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Nasib apes kini tengah dialami seorang perempuan asal Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *