Sabtu, 21 Juli 2018, 3:24
Home / Uncategorized / SOEKARWO MINTA : JATIM DIJADIKAN PILOT PROJECT EKONOMI PEREMPUAN
Wapres HM Jusuf Kalla Saat Membuka Tanwir I Aisyiah Di Surabaya, Jumat (19/01).

SOEKARWO MINTA : JATIM DIJADIKAN PILOT PROJECT EKONOMI PEREMPUAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Provinsi Jawa Timur (Jatim) dipandang cocok dijadikan proyek percontohan atau pilot project program pembangunan ekonomi perempuan secara nasional. Alasannya, program ini sesuai dengan  prioritas pembangunan di Jatim.

Gubernur Jatim H. Soekarwo menambahkan,  kesetaraan gender juga mampu berjalan dengan baik di provinsi Jatim.

“Jika ingin membangun untuk dijadikan contoh, lebih baik diterapkan di daerah yang sudah siap, jangan di tempat lain yang belum siap. Jawa Timur sudah sangat siap untuk dijadikan pilot project pembangunan ekonomi perempuan,” pinta Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo dihadapan Wapres RI HM Jusuf Kalla pada acara  pembukaan Tanwir I ’Aisyiyah dengan tema “Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan, Pilar Kemakmuran Bangsa”, serta peresmian Gedung At – Tauhid Universitas Muhammadiyah oleh Wakil Presiden RI  H.M. Jusuf Kalla di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jl Sutorejo No 59 Surabaya, Jumat (19/01/2018).

Pakde Karwo, sapaan Gubernur Jatim ini menambahkan, pembangunan ekonomi perempuan menjadi prioritas Pemprov Jatim, dengan salah satu implementasinya melalui program perekonomian berbasis keluarga yang dimotori oleh para ibu rumah tangga. Contohnya adalah Koperasi Wanita (KOPWAN), yang saat ini tercatat sebanyak 8.506 KOPWAN di Jatim.

“Kami memberikan hibah untuk pendirian KOPWAN diseluruh Jatim. Mereka bisa memilih jenis koperasi konvensional atau syariah. Lalu ada hibah untuk kelompok – kelompok fungsional, pertama Rp. 25 juta, kemudian jika berkembang, ditambah lagi Rp. 25 juta sampai Rp. 100 juta. Ini agar ekonomi wanita bisa berkembang” ujarnya.

Gubernur kelahiran Madiun ini menambahkan, Jatim juga mampu melaksanakan program pengarus utamaan gender (PUG) dengan baik, perempuan berperan besar bagi kemajuan di Jatim. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari pemerintah pusat selama sepuluh kali berturut-turut.

APE sendiri adalah penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil melaksanakan strategi pengarus utamaan gender, perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan bidang ekonomi mandiri. “Jadi PUG di Jatim sudah bagus, kami siap untuk jadi pilot project pembangunan ekonomi perempuan” ujarnya. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

DIDUGA SEMPAT DIANIAYA, SEORANG WANITA DIPUTUS BERSALAH TIPIRING PENCURIAN DAN DIVONIS 1 BULAN

WAGATABERITA.COM – PANGKALPINANG. Seorang warga pendatang dikota Pangkalpinang bernama Desy (41)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *