Senin, 18 Juni 2018, 6:48
Home / FEMALE / RELATIONSHIP / KERJASAMA INVESTASI DITAWARKAN JATIM KEPADA DENMARK

KERJASAMA INVESTASI DITAWARKAN JATIM KEPADA DENMARK

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Untuk peningkatan perdagangan, investasi, dan pariwisata, Jatim segera memperluas kerjasama dengan Denmark di berbagai sektor, itu disebabkan kerja sama perdagangan sebelumnya mendatangkan keuntungan dan surplus bagi Jatim.

Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo saat menerima Duta Besar Denmark untuk Indonesia Rasmus Abildgaard Kristensen di Gedung Negara Grahadi Surabaya, menyatakan hal tersebut Rabu (14/03/2018).

Dikatakan, tahun 2017 nilai ekspor dari Jatim ke Denmark sebesar 79,33 juta US$ dengan nilai impor sebesar 18,28 juta US$. Komoditas utama ekapor non migas dari Jatim ke Denmark antara lain alas kaki, bahan kimia organik, kendaraan dan bagiannya seperti velg, rem, bearing dan kopling. Juga, perabot rumah seperti furnitur dan penerangan rumah seperti lampu hias dari logam. Serta lak, getah dan damar, komoditas utama impor non migas Jatim dari Denmark adalah mesin – mesin pesawat mekanik, perekat dan enzim, berbagai produk kimia, bahan kimia organik serta kertas/karton.

Terkait nilai investas Danemarki, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim menjelaskan, sampai dengan semester I tahun 2017 sebesar US$ 46.1 juta dengan jumlah proyek sebanyak 9 buh Enam diantaranya bergerak di sektor sekunder yaitu bidang industri logam, mesin dan elektronik, barang dari kulit dan alas kaki, industri kayu, karet dan plastik serta industri makanan.

Pakde Karwo menawarkan investasi bidang industri kepada para pengusaha Denmark dihadapan Duta besar nya. Alasannya, investasi menjadikan efisien karena lebih dekat dengan pasar. Investasi sekaligus dapat mengurangi impor bahan baku dan penolong industri yang saat ini nilainya masih 79 persen.

“Efisiensi terutama mempertimbangkan penduduk Indonesia yag mencapai 268 juta atau 40 % pasar Asia ada di Indonesia. Kontribusi Jatim sendiri sebesar 20.77 % mensuplai pasar Indonesia. Jatim menjadi hubungan dari pasar yang ada di Indonesia bagian timur,” tegasnya.

Selain itu efisiensi juga didukung oleh berbagai jaminan kemudahan investas di Jatim, seperti jaminan ketersediaan lahan, listrik, kemudahan perijinan, dan tenaga skilled.

Mengenai kunjungan para pengusaha Danemark pada bulan keempat April 2018, Gubernur menjanjikan untuk membuat prospekus pertemuan Busines To Busines (B To B). (Red)

Check Also

WOW, KEMACETAN DI TOL NGAWI – SURABAYA MENAKJUBKAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Hari Raya Idul Fitri selalu di rayakan masyarakat Indonesia dengan melakukan mudik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *