Rabu, 19 September 2018, 3:14
Home / NEWS / HUKUM / PENGARUH MIRAS, PELAKU PENGEROYOKAN DIRINGKUS POLISI
Polisi Amankan Pelaku Beserta Barang Buktinya.

PENGARUH MIRAS, PELAKU PENGEROYOKAN DIRINGKUS POLISI

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Diduga dalam pengaruh minuman keras, pelaku pengroyokan di Alun – Alun Trenggalek diamankan pihak kepolisian Resort Trenggalek. Polisi menetapkan remaja tanggung bernama Hendrika Putra warga Desa Duren Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek sebagai pelaku. Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan korban yang merupakan warga desa Sumberdadi Kecamatan Trenggalek yang merasa telah dianiaya oleh pelaku pada akhir bulan April kemarin.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S melalui Wakapolres Trenggalek Kompol Agung Setyono membenarkan hal tersebut.

“Berdasarkan laporan dari korban, pelaku berhasil diamankan petugas. Saat ini pelaku masih akan menjalani penyidikan dan penyelidikan guna proses hukum lebih,” ucap Kompol Agung, Rabu (23/05/2018).

Dikatakan Agung, dari hasil yang diperoleh pihak kepolisian, korban yang saat itu baru saja dari stadion menak sopal berniat pulang kerumah. Saat melintas di Alun – Alun Trenggalek dihentikan oleh pelaku.

Dalam kejadian tersebut, sempat terjadi adu mulut hingga kemudian pelaku kesal dan memukul korban hingga terjatuh. Tak hanya itu, pelaku juga menyeret tubuh korban sejauh 5 meter.

Belum puas, HP menendang pinggul korban.

“Pelaku melakukan pemukulan secara terus menerus sehingga mengakibatkan korban mengalami luka – luka. Diketahui, aksi penganiayaan ini terjadi karena korban dituduh pernah menganiaya teman pelaku. Selain itu, saat diperiksa, pelaku diduga dalam pengaruh miras,” imbuhnya.

Lebih lanjut, akibat penganiayaan ini, korban mengalami luka pada bagian kepala bagian belakang sebelah kanan, luka lecet pada siku tangan sebelah kiri, luka lecet pada pinggul sebelah kiri, dan luka lecet pada telapak kaki sebelah kiri.

“Barang bukti yang berhasil diamankan petugas antara lain, kaos warna abu – abu, dua buah jaket dan satu unit sepeda motor. Untuk pelaku, akan dijerat dengan pasal 170 KUHPidana yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara,” pungkas Agung. (Ayu Mila Sari)

Check Also

1 JAMA’AH HAJI ASAL TRENGGALEK MENINGGAL, 2 DIRAWAT DI ARAB SAUDI

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Pemerintah telah menjadwalkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *