Selasa, 4 Oktober 2022, 1:05
Home / SPORT / MENPORA : HARAPKAN BIBIT UNGGUL SEPAK BOLA MELALUI LSN
Menteri Pemuda Dan Olahraga H. Imam Nahrawi Saat Membuka Kejuaraan Liga Santri Nasional Di Trenggalek. Sumber Foto : Ayu Mila Sari

MENPORA : HARAPKAN BIBIT UNGGUL SEPAK BOLA MELALUI LSN

WAGATABERITA.COM -TRENGGALEK. Kedatangan Menteri Pemuda dan Olahraga H. Imam Nahrawi dalam pembukaan Liga Santri Nasional Regional 1 Jawa Timur di Stadion Minak Sopal Kabupaten Trenggalek mengharapkan kemunculan bibit – bibit atlet sepak bola profesional. Hal tersebut dijelaskan usai melakukan pembukaan Liga Santri Nasional tahun 2017 yang diikuti oleh 32 tim sepak bola dari masing – masing Pondok Pesantren se – eks Karesidenan Kediri Madiun dan sekitar 1.030 se – Indonesia.

Diakui Imam Nahrawi, Liga Santri Nasional ini merupakan salah satu potensi untuk dikembangkan. Dalam arti, Pemerintah memberikan ruang seluas – luasnya untuk anak bangsa di seluruh tanah air menjadi pemain sepak bola sebagai opsi agar kelak bisa dilirik atau bermain di kancah Nasional.

“Justru melalui kompetisi Liga Santri Nasional ini, bisa menjembatani anak – anak bangsa khususnya para santri untuk menunjukan kebolehannya dalam cabang olahraga sepak bola. Oleh karena itu, seperti yang kita ketahui LSN ini bisa mencetak para pemain sepak bola profesional terlepas dari keluar SMA nanti untuk masuk ke dalam Liga Mahasiswa,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (18/09/2017).

Ditegaskan bapak 7 anak ini, bahwa dengan adanya Liga – Liga di masing – masing tingkat pelajar, mahasiswa atau santri sekalipun, maka akan semakin banyak dan mudah pencarian bibit unggul di masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga mengatakan bahwa sesuai Undang-Undang SKN Pemerintah Pusat, Provinsi atau Daerah mewajibkan untuk benar – benar berbagi tugas baik dalam penyediaan infrastruktur, pembinaan atlet sampai fokus pada cabang olahraga unggulan di masing – masing Kabupaten atau daerah.

“Seperti halnya yang dilakukan oleh Bupati Trenggalek yang telah memberikan penghargaan kepada atlet cabang olahraga senam dan tenis meja. Dan bisa jadi itu merupakan unggulan yang dimiliki di Trenggalek. Bukan tidak mungkin, jika kedepannya nanti bibit di Kabupaten Trenggalek justru datang dari cabang olahraga tenis meja,” imbuhnya.

Masih terang Imam, menurutnya jika ingin mencari bibit – bibit atlet profesional bidang olahraga seperti Kabupaten Tulungagung untuk cabor Silat, Kabupaten Kediri untuk cabor sepak takraw dan lain sebagainya, maka kedepannya masing – masing daerah atau Kabupaten memang harus memiliki keunggulan semacam itu.

“Dengan adanya keunggulan bidang olahraga yang dimiliki masing – masing daerah atau Kabupaten maka hal tersebut nantinya akan menjadi karakteristik yang dimiliki dan juga sebagai potret yang dapat dinilai secara obyektif,” pungkasnya. (Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

PEROLEHAN MEDALI AWAL JATIM PADA PON XX PAPUA

WAGATABERITA. COM – SURABAYA. Pembukaan PON XX Papua 2021 belum