Rabu, 26 Juni 2019, 5:13
Home / EKONOMI / KHOFIFAH SIAPKAN LANGKAH JANGKA PANJANG DAN PENDEK UNTUK MENGATASI ANJLOKNYA HARGA CABAI
Khofifah Saat di Pasar Keputran.

KHOFIFAH SIAPKAN LANGKAH JANGKA PANJANG DAN PENDEK UNTUK MENGATASI ANJLOKNYA HARGA CABAI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pantau kondisi pasar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa blusukan ke Pasar Keputran, Sabtu (18/05/2019) dini hari.

Dalam kunjungan ke Pasar Keputran pagi ini ditemukan harga cabai rawit anjlok. Harga cabai rawit turun hingga dijual pedagang seharga Rp 5 ribu sampai Rp 8 ribu per kilogramnya. Bahkan beberapa hari yang lalu harga cabai rawit sempat dijual hanya Rp 2 ribu per kilogram.

Anjloknya harga cabai rawit itu disebabkan panen raya sehingga suplai cabai rawit di pasaran yang melimpah, hal tersebut dibenarkan oleh Lutfiana pedagang cabai rawit di Pasar Keputran yang disambangi Khofifah. “Ini jatuh sekali sekarang harga cabai rawit. Saya jual hanya Rp 5 ribu perkilogram,” kata Lutfiana.

Khofifah menjelaskan Pemprov Jawa Timur menyiapkan dua langkah strategis untuk bisa mengendalikan harga saat terjadi over supplay yang pertama adalah untuk jangka panjang dan kedua untuk jangka pendek.

Untuk jangka panjang Pemprov Jawa Timur bakal segera membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khusus pangan yang sedang digodok bersama Universitas Brawijaya, “Kita ingin petani bisa dapatkan harga yang baik dapatkan profit yang layak saat panen. Kemarin kita sudah diskusi dengan Universitas Brawijaya dan salah satu yang digagas adalah membentuk BUMD Pangan,” tegas Khofifah.

Khofifah pantau cabai di pasar Keputran

Melalui BUMD pangan Pemprov bisa memberikan intervensi harga yang anjlok saat terjadi suplai berlebih, “Apa yang sedang digagas ke Pemprov untuk menyiapkan BUMD Pangan ini berseiring dengan pembentukan resi gudang. Dimana Pemprov ingin bisa memberikan intervensi harga pangan yang terlalu rendah agar tidak merugikan petani,” jelas mantan Menteri Sosial ini.

Untuk penanganan jangka pendek harga cabai rawit yang anjlok, Khofifah meminta agar kepala daerah mulai Bupati dan Walikota agar melakukan aksi borong cabai di pasar – pasar tradisional, “Aksi borong cabai butuh dilakukan agar ada penetrasi karena di pasar cabai sedang over supply. Selain itu saat ini Pemprov Jawa Timur juga sedang menyiapkan Surat Edaran agar cabai kering impor tidak masuk ke Jawa Timur,” tegasnya. (Red)

Check Also

PRESIDEN JOKOWI BILANG KOMUNIKASI MYANMAR BANGLADESH PENTING SUKSESKAN REPATRIASI

WAGATABERITA.COM – BANGKOK. Presiden Joko Widodo lakukan pertemuan retreat KTT ke