Minggu, 20 Oktober 2019, 0:13
Home / INTERNASIONAL / IKUTI APEC INDONESIA UTARAKAN PENTINGNYA HILANGKAN GENDER GAP
Pertemuan APEC Women and the Economy Forum 2019.

IKUTI APEC INDONESIA UTARAKAN PENTINGNYA HILANGKAN GENDER GAP

WAGATABERITA.COM – CHILE. Indonesia mengikuti Rangkaian Pertemuan Asia – Pacific Economic Cooperation (APEC) Women and the Economy Forum (WEF) 2019 yang diselenggarakan di La Serena, Chile, disini Indonesia mengutarakan pentingnya menghilangkan gender gap dalam pemberian upah, pendidikan, penguatan institusi ekonomi kreatif, dan peningkatan kapasitas perempuan di bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) untuk terlibat dalam ekonomi digital dan revolusi industri.

Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Ekonomi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Muhammad Ihsan menyatakan, “Ada beberapa upaya yang menjadi perhatian dalam pertemuan APEC kali ini untuk mendorong penguatan kemajuan perempuan dalam ekonomi. Pertama, kebijakan untuk meningkatkan pasar tenaga kerja yang inklusif. Kedua, menghilangkan gender gap dalam pemberian upah dan pendidikan. Ketiga, peningkatan kapasitas perempuan dalam mendukung ekonomi digital dan revolusi industri. Keempat, mendorong perempuan untuk berpartisipasi di bidang STEM. Kelima, penguatan kapasitas institusi ekonomi kreatif dan kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta,” ujarnya.

Delegasi RI yang hadir di pertemuan APEC WEF dipimpin oleh Duta Besar RI untuk Chile dan didukung Kemen PPPA, KBRI Santiago, perwakilan dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dan perwakilan pengusaha perempuan.

Indonesia mendorong dilakukan peningkatan akses informasi dan penguatan kapasitas institusi ekonomi kreatif juga menyampaikan rencana pelaksanaan 2 (dua) kegiatan yang akan didukung oleh APEC pada sesi High Level Policy Dialogue on Women and the Economy (HLPDWE).

Pertemuan sesi Policy Partnership on Women and the Economy (PPWE), Indonesia mengusulkan memasukan ekonomi mikro (micro enterprise) pada pemberdayaan ekonomi perempuan, selain skala ekonomi kecil dan menengah (small and medium enterprises).

Foto bersama delegasi APEC Women and the Economy Forum 2019.

Lalu, di sesi Public Private Dialogue on Women and the Economy (PPDWE), difokuskan mengurangi hambatan ekonomi perempuan yang dapat dilakukan melalui peningkatan jumlah perempuan dalam kepemimpinan.

“APEC dan forum kerja sama ekonomi dapat tetap menjadi media bagi Indonesia menyuarakan kepentingan nasional dan tetap berpartisipasi dalam merumuskan kebijakan yang menyangkut isu pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.

Diharapkan yang telah disepakati dapat diimplementasikan dalam meningkatkan kesetaraan gender bidang ekonomi dalam bentuk perluasan kesempatan usaha bagi perempuan, peningkatan kualitas tenaga kerja perempuan, peningkatan partisipasi perempuan dalam politik dan pengambilan keputusan,” tutup Ihsan. (Red)

Check Also

WAGATABERITA.COM – SUMEDANG. Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumedang