Jumat, 18 Juni 2021, 13:37
Home / PROPERTI / ARSITEKTUR / RINGANKAN PETUGAS PEMAKAMAM DI KEPUTIH MAHASISWA UK PETRA CIPTAKAN TROLI RODA TANK
Troli Roda Tank.

RINGANKAN PETUGAS PEMAKAMAM DI KEPUTIH MAHASISWA UK PETRA CIPTAKAN TROLI RODA TANK

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Dimasa pandemi covid – 19 hingga saat ini diketahui cukup banyak memakan korban jiwa membuat banyak orang merasakan keprihatinan yang mendalam dan berupaya membantu sesamanya, termasuk para Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya.

Menjadi perhatian para Mahasiswa dimana Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih Surabaya merupakan salah satu lokasi yang dipersiapkan khusus untuk penguburan jenazah pasien covid – 19 sehingga beride membuat Troli Peti Jenazah yang didesain khusus menggunakan roda ‘tank.’

Ketua tim, Fandi D Suprianto, S.T., M.Sc., mengatakan, “karya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa ini merupakan Program Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Teknik Mesin yang menghabiskan dana sekitar 15 juta rupiah. Untuk pembuatannya kami pun melakukannya di alumni kami yaitu di PT. Santo Indonesia,” katanya.

Karya yang diciptakan enam orang yakni Fandi D Suprianto, S.T., M.Sc. (ketua tim), Yopi Y Tanoto, ST. M.T., Amelia, S.T., M.T., Ian H Siahaan, S.T., M.T., Ivan Christian dan Guntar Henjaya telah telah diserahan ke TPU Keputih yang saat musim penghujan seperti sekarang para petugas penggali dan pengubur jenazah untuk mengusung peti jenazah dari ambulance menuju liang lahat agak sulit dilakukan.

Yopi salah satu anggota menambahkan, “Maka dari itu kami kemudian membuat alat bantu khusus ini, menyesuaikan kebutuhan yang ada di TPU Keputih. Menurut survei dan informasi dari DKRTH, sifat tanah di Keputih memang berbeda. Sifat tanahnya akan keras jika musim kemarau dan menjadi sangat becek dan berlumpur serta mudah ambles saat musim penghujan,” ungkapnya.

Dijelaskan Troli Peti Jenazah ini dicipta berbeda seperti yang ada umumnya dimana ciri khas inovasi ini terletak pada rodanya yang menyerupai roda ‘tank’ dengan spesifikasi menggunakan frame dari besi sementara rodanya dari karet dan besi, Kamis (11/03/2021).

Dengan berat troli hingga 165 kilogram troli ini diperkirakan cocok untuk sifat tanah seperti di TPU Keputih, Surabaya, “meski mencapai berat diatas 100 kilogram akan tetapi sangat ringan jika secara bersamaan didorong dan ditarik oleh masing – masing satu orang petugas,” terang Yopi.

Dirancang secara khusus proses, mengangkat jenazah dengan alat ini dapat digantikan dengan frame pada meja yang hanya didorong maupun ditarik dengan menambah bagian handle. Selain itu guna mepermudah pemindahan peti maka alat ini menggunakan roda dengan roller dan dalam mengatasi tanah yang becek atau berlumpur saat hujan sistem roda rantai digunakan alat ini agar tetap dapat jalan di lahan becek.

Diselesaikan selama dua bulan dimensi panjang alat mencapai 2320 mm, lebar 470 mm dengan tinggi 660 mm dimana alat yang bermanfaat membantu pekerja ini diterima langsung oleh Ari selaku pihak pengelola TPU Keputih dan telah diuji coba langsung para petugas pemakaman.

Usai mencoba alat Zulfan selaku petugas pemakamam mengatakan, “alat ini sangat membantu kami. Biasanya peti covid – 19 ini diangkat oleh empat hingga lima orang dari mobil ambulance menuju liang lahat. Akan tetapi dengan alat ini cukup hanya dibutuhkan tiga orang saja, jadi bisa menghemat tenaga,” tutupnya. (Red)

Check Also

ADA YANG ANEH PADA FESTIVAL PUISI INI YUK PANTAU

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Ada yang aneh pada gelaran festival puisi satu ini.