Selasa, 26 Mei 2026, 17:31
Home / EKONOMI / INSPIRASI / MACAM – MACAM FUNGSI DARI VIRTUAL REALITY SELAIN UNTUK GAME

MACAM – MACAM FUNGSI DARI VIRTUAL REALITY SELAIN UNTUK GAME

Sumber foto/gambar: siliconbeat.com

WAGATABERITA.COM – SURABAYA.  Akhir – akhir ini, sebuah teknologi mencuat kepermukaan. Teknologi tersebut di beri nama Virtual Reality. Virtual reality terdiri dari dua suku kata yaitu “virtual” yang berarti maya (KBBI: hanya tampaknya ada, tetapi nyatanya tidak ada; hanya ada dalam angan-angan; khayalan;) dan “reality” yang berarti realita atau kenyataan. Jadi sederhananya, Virtual Reality berarti kenyataan yang tampaknya ada tetapi sebenarnya tidak ada, dalam bentuk angan-angan atau khayalan. Secara spesifik, virtual reality adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi (dikutip wagataberita.com dari Wikipedia.org).

Sebenarnya, penerapan virtual reality ini tidak hanya terbatas untuk bermain saja. Ada begitu banyak manfaat yang bisa diterapkan oleh teknologi ini diberbagai bidang ilmu, baik itu yang sedang dikembangkan maupun yang belum terpikirkan. Berikut ini adalah macam-macam fungsi dari virtual reality yang sudah diterapkan.

1. Virtual reality yang diterapkan di ilmu kesehatan

Salah satu contoh virtual reality yang diterapkan di ilmu kesehatan adalah memberikan kesempatan bagi orang disabilitas untuk merasakan hal-hal yang belum bisa mereka lakukan sebelumnya.

Ini bukanlah kisah baru, New York Times pada tahun 1994 pernah menggambarkan penggunaan virtual reality ini, seperti pengalaman virtual reality yang memungkinkan seorang anak 5 tahun dengan cerebral palsy mengambil kursi rodanya melewati lapangan rumput, atau yang lain, ketika virtual reality memungkinkan 50 anak-anak dengan kanker meluangkan waktu “berenang” di sekitar tangki ikan animasi.

 

Eye Play the Piano membantu anak disabilitas untuk bermain musik. Sumber foto/gambar: theguardian.com

Dalam contoh yang lebih baru-baru ini, headset maker Fove, melakukan kampanye crowdfunding untuk membuat sebuah aplikasi yang disebut Eye Play the Piano yang akan memungkinkan anak-anak dengan cacat fisik untuk bermain piano menggunakan headset’s eye tracking technology.

2. Virtual reality yang diterapkan di dunia olah raga

Virtual Reality adalah kesempatan yang paling menarik bagi industri olahraga saat ini. Salah satu industri yang mengambil kesempatan ini adalah STRIVR Labs. sistem mereka yang berbasis Rift Oculus akan mengubah cara melatih tim dan mempersiapkan diri untuk pertandingan. STRIVR memiliki fitur kamera 360 derajat dan sistem audio yang menangkap semua kejadian di lapangan, yang memungkinkan pengguna untuk merasakan sensasi pertandingan seolah-olah mereka ada di sana.

Virtual Reality merubah cara pelatihan olah raga Amercan football. Sumber foto/gambar: hopesandfears.com

3. Virtual reality yang diterapkan di dunia militer

 

Pelatihan tentara dengan teknologi Virtual Reality. Sumber foto/gambar: wareable.com

Plextek, sebuah konsultan desain elektronik di Inggris telah membuat simulasi pelatihan untuk Departemen pemerintah Inggris Pertahanan sejak akhir 1980-an. Perusahaan ini mengkhususkan dirinya dalam membangun program pelatihan untuk petugas medis militer. Sebelumnya, mereka harus membuat ruangan besar bagi para prajurit baru untuk mensimulasikan bagaimana cara membalut luka saat berada di bawah tembakan musuh, atau bagaimana cara untuk menyuntikkan asam transexamic untuk mencegah pasien dari pendarahan saat udara penuh dengan asap. Collette Johnson, Plextek Medis Business Development Manager, mengatakan: “millions of pounds” to build. Lingkungan seperti itu akan membutuhkan banyak biaya. Dengan adanya virtual reality, biaya yang dibutuhkan lebih murah, dan memberikan solusi yang lebih fleksibel.

Simulasi terjun payung dengan teknologi Virtual Reality. Sumber foto/gambar: wareable.com

Plextek bukan satu-satunya kontraktor militer bereksperimen dengan virtual reality. Di Korea Selatan, DoDAAM, pembuat automated gun turret, memiliki program virtual reality yang berbeda. salah satunya adalah mensimulasikan efek terbang saat menggunakan parasut. Pemain harus memandu diri untuk mendarat di sebuah landasan dengan menarik dua tali sebagai kemudi, sedangkan industrial fan digunakan untuk meniupkan udara di wajah mereka dengan tujuan mensimulasikan perasaan angin pada wajah seseorang.

4. Virtual reality yang diterapkan di dunia seni

Tilt Brush adalah aplikasi melukis secara virtual reality yang diakuisisi oleh Google pada bulan April 2015. Sekelompok pelukis berbakat melakukan pameran seni virtual reality untuk pertama kalinya di dunia. Pameran ini diadakan di San Francisco pada tanggal 13 Juni 2015. Para seniman yang terlibat didalamnya adalah Akin Bilgic, Drew Skillman, Mitra Shahidi, Levi Ryken, dan Justin Patton.

Tilt brush, aplikasi virtual reality di bidang seniTilt brush, aplikasi virtual reality di bidang seni. Sumber foto/gambar: google.com

Perangkat lunak seperti Tilt Brush memiliki potensi untuk merevolusi desain visual seperti yang dilakukan Photoshop dan Illustrator beberapa tahun lalu.

Baca Juga:

    Masih banyak lagi kegunaan teknologi Virtual Reality yang bisa dan terus dikembangkan. Sama halnya dengan teknologi lain yang bermunculan sebelumnya, teknologi virtual reality bisa sangat berdampak pada kehidupan manusia mendatang. Jika dikembangkan dengan baik dan untuk tujuan yang baik pula, maka teknologi ini dapat memberikan dampak yang baik untuk kehidupan dan begitu juga sebaliknya. Seperti ada kata bijak yang mengatakan “teknologi bukanlah segala-galanya, yang penting adalah orang di belakang kemudi“.

    Check Also

    Dr. Ponimin, SH., M.Kn saat menunjukkan SKB para pengurus.

    PENGURUS PERADRI KONGRES LUB SEGERA DILAKSANAKAN

    WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Perhimpuan Advokat Republik Indonesia (PERADRI) yang telah