Selasa, 12 Desember 2017, 21:18
Home / HOTNEWS / POLDA SULTRA PANTAU KASUS DITEMBAKNYA LA ODE SIIHU
Almarhum La Ode Siihu Saat Diantar Ke Tempat Peristirahatan Terakhir, Jumat (16/06/2017) Di Tampo, Kabupaten Muna. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

POLDA SULTRA PANTAU KASUS DITEMBAKNYA LA ODE SIIHU

WAGATABERITA.COM – RAHA. Mantan Kapolres Muna, AKBP Sempana Sitepu yang saat ini menjabat sebagai Irbit Ops Polda Sultra, bersama Kapolres Muna, AKBP Agung Remos P. Sinaga dan Dokter ahli forensik Polda Sultra, dokter Kombes Mauludin serta beberapa anggota Polres Muna, turun langsung mengantarkan mayat korban tertembak oknum polisi yang bertugas di Polsek Napabalano, Kabupaten Muna.

Almarhum La Ode Siihu dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, Sultra.

Sebelum mengantar mayat ke TPU, Irbit Ops Polda Sultra itu, menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar almarhum La Ode Siihu, atas kejadian yang tidak diinginkan bersama. “Atas nama jajaran keluarga besar Polda Sultra dan Polres Muna, kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara kita, La Ode Siihu Bin La Kani. Kejadian ini sesungguhnya, tidak kita inginkan bersama,” ucapnya di hadapan seluruh keluarga besar dan masyarakat Tampo di rumah duka, Jumat (16/06/2017).

Pejabat Inspektorat Polda Sultra itu, juga menegaskan pihaknya, tetap akan memproses hukum kepada anggotanya yang bertugas di Polsek Napabalano itu sesuai dengan aturan hukum yang ada, dengan seadil – adilnya. Dia pun meminta kepada pihak keluarga korban untuk mengikuti proses hukumnya.

“Tolong tetap di ikuti. Jika ada kejadian protap yang dilanggar, kami akan proses hukum. Jadi keluarga tidak apa – apa untuk mengikuti proses hukumnya. Jika benar bersalah, yah, kami akan proses hukum dan jika tidak bersalah, yah, juga kita hentikan. Ikuti proses hukumnya. Hukum harus ditegakkan seadil – adilnya,” tegas Sempana Sitepu, pada wagataberita.com, seraya mengatakan bahwa kedatangan mereka adalah atas permintaan keluarga korban untuk membuka proyektil yang masih berada di dalam tubuh korban dan untuk melihat langsung sejauh mana prosesnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya sangat berharap kepada keluarga korban dan masyarakat secara umum untuk menjaga kamtibmas.

“Jika ada hal yang ingin dikoordinasikan, langsung saja kepada Kapolres. Kapan pun ada yang mau dikoordinasikan. Ini semua demi kamtibmas kita bersama,” harapnya.

Sementara itu ditempat yang sama, pihak keluarga korban yang dipercayakan langsung kepada, Mustari Ando Aririn, menghimbau kepada sanak keluarga meski berat untuk melepaskan kejadian ini. Tapi di balik itu juga harus kita mengerti bahwa mungkin kita juga akan menyusul.

“Jadi tidak rela perbuatan ini kita terima, tetapi kita juga tidak terlalu pantas untuk melakukan perbuatan – perbuatan yang juga tidak seimbang dengan kejadian ini. Percayakanlah kepada penegak hukum, penegakkan hukum di republik ini masih ada. Kita keluarga besar dan seluruh masyarakat banyak, kita semua mengikuti perkembangan persoalan ini,” ucapnya.

Mereka juga berharap kepada anggota Dewan untuk mengikuti perkembangan kasus – kasus hukum yang melanda masyarakat seperti itu.

“Kita tidak juga dendam, tetapi juga kami minta dengan segala hormat agar keadilan yang bijak berpihak pada kita masyarakat. Saya imbau kepada keluarga agar menyerahkan kepercayaan itu kepada penegak hukum untuk memproses kejadian yang menimpa keluarga ini dengan keadilan hukum yang seadil – adilnya,” tandas. (Zainal Arifin Suyoto /Halu )

Check Also

ANTISIPASI CUACA BURUK, BPBD PROBOLINGGO POTONG POHON 80 TITIK

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Menyikapi surat himbauan dan peringatan cuaca buruk, pada 3 hari

One comment

  1. Semoga keadilan hukum d tegakkan dgn benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *