Senin, 18 Juni 2018, 6:45
Home / EKONOMI / INSPIRASI / RAYAKAN NYEPI SENIMAN LUKIS PROBOLINGGO, MELUKIS DENGAN AMPAS KOPI
Pameran Lukisan Dari Ampas Kopi. Sumber Foto : Zulkiflie

RAYAKAN NYEPI SENIMAN LUKIS PROBOLINGGO, MELUKIS DENGAN AMPAS KOPI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Bertempat di alun – alun Kraksaan kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Sejumlah seniman lukis yang tergabung dalam komunitas Derap Lintang Putih, menggelar pameran lukis bertema nyepi sebagai bentuk toleransi dalam beragama, Selasa (28/03/2017).

Uniknya, bahan dasar yang digunakan para seniman lukis yang mayoritas muslim ini, hanya dengan ampas kopi, dan kertas putih kosong. Ampas kopi sengaja dipilih, lantaran selalu terbuang percuma dan tak terpakai.

Secara cekatan, para seniman melukis beragam pola dan bentuk nuansa perayaan nyepi. Seperti objek abstrak hingga ogoh – ogoh.

Tak mudah bagi para seniman, menggambarkan perayaan nyepi. Selain mereka bukan penganut agama Hindu, para seniman juga dibatasi kreatifitasnya, lantaran tidak bisa melihat langsung objek yang akan digambarkan.

“melalui karya lukis ini, para seniman ingin menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama, dan ucapan selamat merayakan nyepi bagi umat yang tengah merayakannya,” Terang Indah Sari, Seniman lukis.

Pameran lukis bertema nyepi di alam terbuka, menjadi wahana edukasi gratis bagi warga yang menyaksikannya. Tak sedikit warga, yang merasa terhibur atas hasil kreatifitas para seniman.

“Ya kegiatan melukis ini cukup menarik, ternyata melukis tak harus menggunakan cat air atau crayon, tapi dengan ampas kopi juga bisa,” Ungkap Nur Lailiyah, warga.

Hasil karya lukis itu, dibandrol dengan kisaran harga Rp 100 – Rp 300 ribu per lembar, yang mana hasilnya rencananya akan didonasikan untuk Amal. (Zulkiflie/Dir)

Check Also

TETAP BUKA SAAT “RAMADHAN” PETUGAS RAZIA WARUNG REMANG – REMANG

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Meski masih berada di momen Ramadhan, sebuah warung remang – remang yang menyediakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *