WAGATABERITA.COM – BONDOWOSO. Nasib malang dialami Muhammad Izzat, balita usia 1 tahun asal desa Tegal Pasir Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Sabtu (01/04/2017).
Balita mungil itu harus meninggal dunia, lantaran orang tuanya tak memiliki dana, biaya operasi kelainan usus yang diderita Izzat sejak lahir.
Sebelumnya, pihak keluarga bersama beberapa relawan telah berusaha mengajukan permohonan bantuan pemerintah setempat, namun hasilnya minim.
Pemkab Bondowoso, hanya memberikan bantuan sebesar Rp 3 juta. Sedangkan untuk biaya operasi Izzat, dibutuhkan biaya sebesar Rp 28 juta.
Ayah Izzat sendiri, hanya bekerja sebagai pencari besi rongsokan di Jakarta, sehingga tak mampu menutupi biaya operasi tersebut.
Sebelum meninggal, Izzat sempat dirawat di Rumah Sakit Dr Koesnadi Bondowoso, dan Dr Soebandi Jember. Bahkan, Putra pertama pasangan suami istri, Syaiful Bahri dan Faiseh itu pernah menjalani 2 kali operasi dengan menelan biaya Rp 13 juta. Uang itu, diperoleh dari menggadaikan sawah milik orang tua Syaiful.
“Ya kita hanya bisa pasrah atas kejadian ini, saya harap tidak ada lagi nasib seperti Izzat, yang meninggal karena tidak punya biaya operasi,” ungkap Faiseh, Ibu korban. (Zulkiflie/Dir)
- BERIKUT JUKNIS PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT BILA BEROPERASI
- BEGINI KONDISI COVID DAN EKONOMI TERKINI DI INDONESIA MENURUT MENKO EKONOMI
- KEMBALI MASUK VAKSIN SINOVAC WAMENKES MINTA MASYARAKAT IKUT VAKSIN
- LIMA PROVINSI DITAMBAH PADA PERPANJANGAN PPKM MIKRO DUA HAL BOLEH DILAKUKAN
- ENAM KASUS COVID B117 MASUK INDONESIA EFEKTIFKAH VAKSIN INI PENJELASAN
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.