Minggu, 19 April 2026, 2:21
Home / HOTNEWS / KAPOLDA JATIM DAN JAJARANYA BERKUNJUNG KE LOKASI BENCANA PONOROGO
Kapolda Jatim Irjen Polisi Drs Machfud Arifin, SH (Menunjuk) Saat Meninjau Langsung Lokasi Tanah Longsor Di Ponorogo Minggu (02/04/2017). Foto dari Humas Polda Jatim

KAPOLDA JATIM DAN JAJARANYA BERKUNJUNG KE LOKASI BENCANA PONOROGO

WAGATABERITA.COM – PONOROGO. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Drs Machfud Arifin, SH mengunjugi lokasi tanah longsor di Ponorogo, Minggu (02/04/2017).

Saat berada di lokasi bencana yakni Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, S.H bersama jajarannya menyampaikan akan memberikan bantuan untuk meringankan beban bagi korban bencana tanah longsor yang terjadi pada hari Sabtu 1 April 2017 itu.

Bantuan Kapolda Jatim dan Polres Batu, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama berupa beras, Mie Instan dan Minuman mineral. “Tadi pagi telah dikirim ke Ponorogo diantar oleh Paur Log Iptu Harmadji,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera, S.I.K kepada wagataberita.com, Minggu (02/04/2017) malam.

Dalam pesannya kepada Paur Log yang mengantar bantuan, Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata, S.Sos, S.I.K, M.H mengatakan agar bantuan dari Kapolda berupa bahan makanan itu segera disampaikan kepada warga yang sedang tertimpa musibah.

Selanjutnya Paur Log yang mengantar bantuan Kapolda Jatim, berangkat dari Batu menggunakan Truck sekira pukul 09 : 00 WIB dan telah tiba dengan selamat di Ponorogo pukul 14 : 00 WIB.

Atas peristiwa tanah longsor di Ponorogo Jawa Timur itu menyebabkan 28 warga Tangkil hilang tertimbun tanah longsor.

Data yang diperoleh tiga pekan lalu, bukit di atas RT 01 RW 01 Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo retak selebar 30 cm. Retakan itu secara bertahap melebar menjadi 9 meter, 15 meter hingga 20 meter. Itu sudah terdeteksi sejak Jumat (31/03/2017) karena daerah itu diguyur hujan lebat.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah menginstruksikan kepada warga untuk mengungsi, namun mereka kembali ke rumah masing – masing lagi karena alasan untuk memanen tanaman jahe mereka pada Sabtu (01/04/2017).

Namun tiba – tiba Sabtu (01/04/2017) sekira pukul 07 : 40 WIb bukit yang sudah retak tersebut longsor. Beberapa warga terjebak longsoran tanah dan sebagian lagi berhasil menyelamatkan diri dari maut itu.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyiapkan solusi untuk menangani korban bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

“Solusi darurat bagi keluarga korban tanah longsor harus segera ada,” ujarnya di sela meninjau lokasi bencana, Minggu (02/04/2017).

Kata dia, keluarga korban merupakan orang – orang dalam kondisi sedih yang kehidupannya perlu diurus sampai bisa bekerja kembali seperti sebelumnya sehingga harus diberikan dana bantuan hidup yang tenggang waktunya akan ditentukan kemudian.

“Bangunan dan uang bantuan hidup diberikan oleh Pemprov Jatim, sedangkan tanah oleh Pemkab Ponorogo,” katanya.

Solusi berikutnya, tambah pakde Karwo, adalah menciptakan harmonisasi antara manusia dan alam sehingga diharapkan Perhutani dapat memberikan sumbangan pemikiran terkait tanaman yang paling bagus untuk masyarakat.

Gubernur menyatakan bencana longsor itu sebagai bencana tingkat provinsi dan kabupaten.

“Artinya, Pemprov Jatim dan Pemkab Ponorogo yang menangani, sedangkan Pemerintah Pusat melakukan pendampingan dan memfasilitasi, seperti pelatihan – pelatihan bagi korban,” katanya.

Selain mengunjungi lokasi terjadinya bencana, juga mengunjungi posko bencana di rumah Kades Banaran yang menampung 30 orang pengungsi.

Berdasarkan data dari Pemprov Jatim, hingga hari Sabtu, korban jiwa ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, masing – masing atas nama Katemi (70) dan Iwan (27). (Haludin Ma’waledha/Dir)

Check Also

KONDISI TERKINI DI LOKASI ERUPSI GUNUNG SEMERU

WAGATABERITA.COM – LUMAJANG. Tragedi bencana alam kembali terjadi di Indonesia. Erupsi terjadi pada gunung