Sabtu, 26 Mei 2018, 15:22
Home / HOTNEWS / HINGGA PAGI INI POLDA JATIM BELUM BERENCANA MERELIS HASIL IDENTIFIKASI 6 JENAZAH TERDUGA TERORIS YANG DITEMBAK MATI DI TUBAN
Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin, SH Saat Memperlihatkan Barang Bukti Yang Berhasil Diamankan Aparat Dari Kelompok Orang Yang Terduga Teroris Di Tuban, Dimana 6 Orang Sudah Tertembak Mati Dan Satu Diantaranya Tertangkap, Sabtu (08/04/2017). Sumber Foto : Humas Polda Jatim.

HINGGA PAGI INI POLDA JATIM BELUM BERENCANA MERELIS HASIL IDENTIFIKASI 6 JENAZAH TERDUGA TERORIS YANG DITEMBAK MATI DI TUBAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Hingga Senin (10/04/2017) pagi ini, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) belum berencana merelis hasil identifikasi 6 orang ditembak mati terduga teroris di Tuban Sabtu (08/04) lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, S.I.K saat dihubungi wagataberita.com Senin (10/04/2017) pagi mengatakan belum ada rencana untuk merelis hasil identifikasi 6 orang yang ditembak mati terduga teroris di Tuban, Jatim.

Ke 6 korban tertembak mati itu kini masih disemayamkan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim. Pihak tim identifikasi masih menunggu keluarga korban untuk mengambil data – data pendukung guna mencocokkan dengan data korban terduga teroris itu.

Satu terduga teroris yang ditangkap identitasnya telah disampaikan ke publik adalah Satria Adi Tama (19). Itu data berdasarkan paspor yang ia miliki. Dia berdomisili di Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Pantauan wagataberita.com, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, masih mendapat penjagaan ketat aparat kepolisian dari Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Jatim.

Enam jenazah terduga teroris masih disemayamkan di rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Dari Tuban dilaporkan, petugas gabungan Polres Tuban, Brigadir Mobil, Densus 88 dan TNI menembak mati 6 orang terduga teroris.

Sebelumnya sempat terjadi kontak senjata Pukul 17 : 00 WIB di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (08/04) lalu antara aparat kepolisian dan kelompok orang yang diduga teroris itu.

Dari kontak senjata itu petugas juga berhasil mengevakuasi masyarakat. “Masyarakat tidak ada yang terluka, masyarakat tidak ada yang tertembak, dan mengikuti instruksi yang diberikan. Itu yang terpenting,” kata Frans Barung.

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin, SH ketika mendapat laporan ada 6 orang terduga teroris ditembak mati di Tuban, dia langsung berangkat ke Tuban.

Di hadapan wartawan di Mapolres Tuban, Sabtu (08/04) malam lalu, Kapolda Jatim Machfud Arifin memperlihatkan barang bukti yang dimiliki 6 orang tertembak mati yang terduga teroris dan satu lainnya tertangkap yakni Satria Adi Tama.

Barang bukti tersebut berupa
satu unit Mobil Terios warna putih nopol H 9037 BZ yang ditumpangi saat terjadi kontak senjata, beberapa HT, satu kotak peluru aktif dan beberapa buku, paspor atas nama Satria Adi Tama. (Haludin Ma’waledha/*).

Check Also

SAMAKAN FREKUENSI ANTARA ESEKUTIF DAN LEGISLATIF GUNA BANGUN JATIM UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Acara Buka puasa Bersama kembali dilakukan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo, kegiatan kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *