Senin, 18 Juni 2018, 6:41
Home / NEWS / PERSONEL POLRES SITUBONDO BERHASIL MENJINAKKAN BOM
Kegiatan Latihan Personel Polres Situbondo Dalam Menjinakkan Bom Yang Dilatih Langsung Datasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim. Sumber Foto : Agus Susanto

PERSONEL POLRES SITUBONDO BERHASIL MENJINAKKAN BOM

WAGATABERITA.COM – SITUBONDO. Personel Polres Situbundo berhasil menjikkan bom. Atas kepiawaian personel polisi, bom yang berdaya ledak tertentu tersebut, tidak sampai meledak.

Itu terjadi pada kegiatan latihan personel Polres Situbondo dalam menjinakkan bom yang dilatih langsung Datasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim, Jumat (05/05/2017). Latihan ini sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan adanya teror bom.

Pelatihan dipimpin Kanit Subden Wanteror Satbrimob Polda Jatim Iptu Hendra Gunawan. Pelatihan berlangsung selama 2 hari mulai Kamis (04/05) dan Jumat (05/05). Peserta menerima materi pengenalan terhadap jenis – jenis bahan peledak dan peralatan – peralatan khusus dalam Jibom.

Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) yang didampingi Kabag Ops Kompol Haryono, saat membuka latihan fungsi teknis kepolisian mengatakan, pelatihan Wanteror dan Jibom ini diperlukan karena ini merupakan keahlian khusus. ‘’Personil yang terlatih tentang ini hanya ada di Satuan Brimob,‘’ ujarnya.

Kapolres Situbondo menekankan kepada anggota yang sudah ditunjuk mengikuti pelatihan dapat bersungguh – sungguh dan serius mengikuti arahan dan penjelasan instruktur (pelatih). Ini kesempatan langka yang harus benar – benar dimanfaatkan dengan baik, katanya.

Ketua Tim Pelatih Iptu Hendra Gunawan menjelaskan, pelatihan Perlawanan Teror (Wanteror) dan Penjinak Bom (Jibom) dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan personil Polri dalam menghadapi serangan bersenjata api dan bom.

Pelatihan hari pertama ini, Ketua Tim pelatih Iptu Hendra Gunawan bersama 5 personil Brimob Gegana memberikan materi tentang Wanteror diantaranya Pengenalan senjata api, Sniper, Escape, Pertempuran Jarak Dekat dan Penanganan Korban dan Sandera serta tersangka bahkan tempat kejadian perkara. Sedangkan untuk Jibom dengan materi pengetahuan tentang bahan peledak, sterilisasi bom, TPTKP Bom dan Evakuasi Bom.

Selama pelatihan, personil diberikan materi dan dilatih untuk kemampuan dasar, minimal untuk mengantisipasi adanya ancaman atau teror menggunakan senjata api ataupun bom. (Agus susanto/Halu)

Check Also

AKIBAT TAK ADA DOKTER JAGA DIMALAM HARI, SEORANG DOKTER UMUM RSUD NAMROLE PASANG PENGUMUMAN TOLAK PASIEN

WAGATABERITA.COM – MALUKU. Rumah sakit merupakan harapan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan, baik dalam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *