Jumat, 19 Januari 2018, 22:41
Home / Uncategorized / PAMERAN BATIK BORDIR JATIM HAMPIR DIPASTIKAN TAK MENCAPAI TARGET
Siska Sumartono (Tengah) Saat Berfoto Di Lokasi Pameran Batik Bordir Dan Aksesoris Minggu (14/05/2017). Sumber Foto : Haludin Ma'waledha

PAMERAN BATIK BORDIR JATIM HAMPIR DIPASTIKAN TAK MENCAPAI TARGET

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pameran batik bordir dan aksesoris Jawa Timur (Jatim) baik dari jumlah pengunjung maupun nilai transaksi selama pameran, hampir dipastikan tak mencapai target yang di harapkan.

Itu dikemukakan Siska Sumartono kepada wagataberita.com sesaat sebelum penutupan pameran batik bordir dan aksesoris, Minggu (14/05/2017) di Grand City Mall Surabaya.

“Pengunjung pameran kali ini tak seramai tahum lalu. Para pengusaha batik mengeluh sepi pengunjung,” ujar Siska Sumartono, Ketua I Persadir Jatim Bidang Promosi itu.

Siska menduga, sepinya pengunjung pameran batik bordir dan aksesoris itu, menunjukkan kondisi perekonomian masih belum membaik. “Boleh jadi ini pengaruh ekonomi belum baik,” tutur perempuan yang murah senyum itu.

Kata Siska, pameran ini merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan hasil karya atau produk bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang kerajinan batik dan aksesoris, namun sayangnya pengunjung sepi.

Batik bordir Jatim sesungguhnya sudah menembus pasar luar negeri.

Pantauan wagataberita.com di lokasi pameran di Grand City Mall Surabaya, pada hari terakhir pameran Minggu (14/05), terlihat pengunjung tidak begitu banyak. Itu sebabnya beberapa pedagang menjual batiknya dengan harga miring atau terjangkau bagi pengunjung yang berekonomi mengah ke bawah.

Meski pengunjung pameran batik bordir dan aksesoris 2017 terbilang sepi, tapi para pedagang batik dan aksesoris tetap optimistis jika ada pemeran batik, akan terus berusaha ikut serta dalam pameran. “Mereka tetap bersemangat untuk mengikuti pameran,” ujar Siska.

Seperti diberitakan sebelumnya, kata Siska, Persadir berkewajiban mempromosikan batik bordir Jawa Timur. Itu sebabnya, dia berharap, pameran kali berikutnya akan lebih banyak pengunjungnya.

Batik bordir Jatim sudah menembus pasar luar negeri seperti Jepang, Kanada dan Timur Tengah.

Pameran seperti ini diharapkan batik Jatim semakin dikenal di tanah air maupun manca negara, kata Siska.

Dia menambahkan, selama ini banyak orang mengakui, kalau yang terkenal dengan batik bordirnya itu adalah Tasik Malaya (Jawa Tengah) dan Bukit Tinggi (Sumbar).

Padahal di Jawa Timur (Jatim) cukup banyak sentra – sentra batik bordir. “Dari 38 kabupaten/kota di Jatim, semua mempunyai sentra batik bordir, “tandas Siska Sumartono.

Dia menambahkan pengrajin batik bordir maupun aksesoris diharapkan dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk. Sebab tanpa itu bukan tidak mungkin akan tergusur oleh produk – produk dari luar, katanya.

Pameran batik ke 12 kali ini, berlangsung 10 -14 Mei 2017 dan diikuti 18 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan jumlah perserta sebanyak 219, meningkat dibanding tahun lalu hanya sebanyak 209 peserta.

Pada kegiatan pameran batik bordir dan aksesoris, juga digelar berbagai kegiatan, termasuk kegiatan lomba desain dan juga mendatangkan desainer terkemuka di tanah air yakni Anne Avantie. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

HARAPAN ARUMI BASCHIN DI TAHUN BARU 2018

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Memasuki awal tahun baru 2018, artis cantik ibukota Jakarta,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *