Kamis, 23 April 2026, 17:01
Home / SURABAYA / SOEKARWO MINTA PENERAPAN KONSEP SEGITIGA BESI
Soekarwo Gubernur Jatim. Sumber Foto : Humas Pemprov Jatim

SOEKARWO MINTA PENERAPAN KONSEP SEGITIGA BESI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim, Soekarwo mengingatkan kembali konsep segitiga besi dalam menciptakan ģ, pertumbuhan dan pembangunan yang meningkat serta kesejahteraan rakyat yang menjadi lebih baik dan sejahtera.

“Aman dan nyaman adalah suatu proses awal untuk melakukan pembangunan. Nyaman ini juga termasuk partisipatoris, dimana masyarakat terlibat dalam suatu proses pembangunan. Setelah pembangunan jalan, maka kesejahteraan masyarakat bisa terwujud,” ujar Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional/Harkitnas Tahun 2017 Provinsi Jatim di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (22/05/2017).

Kata Pakde Karwo, ada proses pembangunan secara linear, ada pula yang melompat. Proses pembangunan seperti ini bisa dilakukan bila situasi aman dan nyaman. Saat ini, target jangka pendek adalah terciptanya situasi aman dan nyaman di bidang sosial politik.

“Kalau suasana adem, ya pasti aman dan nyaman. Baru setelah itu ekonomi, sosial dan politik berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Pakde Karwo, untuk menciptakan suasana demokrasi aman dan nyaman, yanþtttttg harus dilakukan Bupati/Walikota di daerah adalah memperbanyak pembangunan ruang publik. Ruang publik ini nantinya sebagai ruang dialog antara forkopimda, tokoh masyarakat dan masyarakat. “Inilah demokrasi. Untuk itu kita minta Bupati/Walikota dan forkopimda memperbanyak ruang publik sebagai bagian partisipatoris,” tandasnya.

Dia menambahkan, salah satu masalah bangsa Indonesia saat ini adalah soal Sumber Daya Manusia (SDM). Faktor SDM ini sangat penting, terutama saat ini merupakan era industrialisasi. Industrialisasi tidak bisa dilakukan bila SDM nya tidak baik. Untuk menciptakan SDM terampil, pendidikan vokasional harus digerakkan besar – besaran, salah satunya dengan memanfaatkan Balai Latihan Kerja yang menganggur.

“Bila SDM nya baik, maka intelektualnya bagus. Orang seperti ini relatif lebih maju,” kata orang nomor satu di Jatim itu.

Terkait situasi kondusif Jatim, Pakde Karwo mengatakan, secara prinsip Jatim berpegang teguh pada konstitusional. Bersama Forkopimda, Jatim sepakat berpegang teguh pada Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. “Aman dan nyaman sesuai empat pilar itu adalah bagian dari pembangunan. Di luar itu, biarkan hukum yang berjalan,” katanya. (Endri Soedarto/Halu)

Check Also

AJAK KOMPAK ORANG TUA SISWA PETRA 5 ADAKAN FUN RUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Student Learning Outcomes atau Disingkat SLO