Sabtu, 18 April 2026, 23:03
Home / SURABAYA / TERNYATA TITIK AWAL MARKING PROYEK TREM SURABAYA, PUNYA FILOSOFI TERSENDIRI
Proses Marking (Penandaan) Di Jalan Tunjungan Yang Memiliki Lokasi Berdekatan Dengan Hotel Majapahit (Eks Hotel Yamatto). Sumber Foto : Nur Rizki Utomo Putri

TERNYATA TITIK AWAL MARKING PROYEK TREM SURABAYA, PUNYA FILOSOFI TERSENDIRI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Titik awal penandaan proyek trem yang dimulai di KM 11 + 45, ternyata memiliki filosofi tersendiri. KM 11 + 45 yang diawali tepat di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Taman Gantung, depan gedung eks – Siola Jalan Tunjungan, itu ternyata memiliki filosofi tersendiri bagi Surabaya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengungkapkan bahwa titik tersebut sengaja dipilih sebagai simbol semangat Kota Surabaya.

Angka 11 merupakan simbol dari Bulan November. Sedangkan angka 45 merujuk pada tahun kemerdekaan Indonesia, 1945. 11 (November) 1945 dipilih karena dapat mencerminkan semangat perjuangan pemuda Surabaya dalam melawan penjajah pada peristiwa 10 November 1945.

“Semangatnya itu dimulai di sini (titik 11 + 450), di bawah JPO Taman Gantung Siola,” katanya Selasa (13/06/2017).

Sementara itu, Agus juga mengatakan bahwa marking yang dilakukan merupakan pesan bahwa proses pengerjaan trem di Jalan Tunjungan telah dimulai.

“Jadi marking ini kami tandai dulu, ini pesan psikologis bahwa pengerjaan trem akan dimulai,” pungkasnya. (Nur Rizki Utomo Putri/Halu)

Check Also

AJAK KOMPAK ORANG TUA SISWA PETRA 5 ADAKAN FUN RUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Student Learning Outcomes atau Disingkat SLO