Jumat, 19 Januari 2018, 22:42
Home / EKONOMI / SURABAYA SURGA URBANISASI
Ilustrasi Para Pencari Kerja.

SURABAYA SURGA URBANISASI

WAGATABERITA.COM, SURABAYA. Kota Surabaya semakin menjadi ‘gula’ kaum urban untuk mencari pekerjaan. Pemkot Surabaya pun tidak bisa memberikan sanksi tegas kepada penduduk pendatang yang masih menganggur. Paska dicabutnya ketentuan tentang Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS).

Datangnya penduduk musiman atau kaum urban di Surabaya bakal mengurangi kesempatan kerja bagi warga Kota Pahlawan.

Tak hanya itu tingkat persaingan di dunia kerja bakal meningkat tajam, meski jumlah perusahaan di Surabaya yang tercatat di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya sebanyak 13 ribu perusahaan.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kerja Disnaker Kota Surabaya Irna Pawanti Selasa (11/07/2017) mengatakan, orang daerah yang datang ke Surabaya untuk mencari kerja pasti tingkat Upah Minimun Kabupaten/Kota (UMK) lebih rendah. Sedangkan, saat ini UMK Kota Surabaya telah mencapai Rp 3,2 juta.

Meski setiap kali operasi pendataan kedapatan para kaum urban yang masih menganggur, namun Pemkot hanya bisa melakukan imbauan untuk kembali ke tempat asal. Namun, imbauan tersebut tidak serta merta dipatuhi kaum urban lantaran tidak adanya sanksi tegas dan berkelanjutan. Apalagi, Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS) telah dihapus sejak tahun 2016 silam, tepatnya 19 Agustus 2016.

“Jadi, saat datang ke Surabaya dan ditawari UMK – nya Surabaya pasti bersedia. Apapun jenis pekerjaannya akan dia lakukan,” kata Irna saat ditemui Bhirawa di ruang kerjanya.

Dengan adanya itu, Disnaker Kota Surabaya terus menyosialisasikan kepada para pencari kerja (pencaker) baru untuk siap dalam segala hal. Seperti menjadikan para pencaker yang handal dan memiliki soft skill yang mumpuni.

“Langkahnya harus komprehensif dari berbagai Dinas dan OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) terkait,” jelasnya. Dari data statistik menyebutkan jumlah pengangguran di Jawa Timur masih mencapai 4,10 persen atau sebanyak 855.000 orang. Penanganan pengangguran juga terus dilakukan baik provinsi maupun kabupaten kota. (Syamsul Arifin/Halu)

Check Also

KLB DIFTERI TINGGAL 5 PROVINSI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Sekretaris Jenderal Kemenkes RI dr. Untung Suseno Sutarjo,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *