Minggu, 19 April 2026, 3:14
Home / NEWS / PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, STRATEGI BARU PENGEMBANGAN SDM
Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo Saat Menerima Cinderamata Dari Mendagri Tjahyo Kumolo Dinilai Jatim Sebagai Provinsi Berprestasi Nomor Satu Di Indonesia Di Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Selasa (19/09/2017). Sumber Foto : Endri Soedarto

PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, STRATEGI BARU PENGEMBANGAN SDM

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pendidikan entrepreneurship atau kewirausahaan bagi Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi strategi baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pola itu telah dilakukan di Jawa Timur.

Karena itu Pemimpin OPD diharuskan memiliki jiwa entrepreneur dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Gubernur Jatim H. Soekarwo mengatakan itu saat berbicara pada Rakor Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi se-Indonesia dan Kepala BKD/Diklat se-Jatim  di  Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Selasa (19/09/2017).

Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim ini, mengatakan, jiwa entrepreneurship bagi pimpinan OPD bisa berubah dan hijrah dengan sikap baru yang mandiri. Dia mencontohkan  pembiayaan BLUD, saat ini tidak lagi  bergantung pada APBD.

“OPD akan lebih produktif bila SDM di dalamnya mampu menjadi entrepreneur atau pengusaha,” katanya.

Untuk mewujudkan itu, OPD yang berjiwa entrepreneur, di Pemprov Jatim dapat  mendirikan UPT Assestment melalui Badan Diklat Prov Jatim. UPT tersebut, kata dia menggunakan tahapan talent pool.

“Jadi Diklat kita berkembang dengan didirikannya UPT Assestment yang diharapkan bisa mengembangkan ASN ataupun OPD dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di Jatim,” tandasnya.

Sementara itu Mendagri Tjahjo Kumolo, menilai Jatim sebagai provinsi berprestasi nomor satu di Indonesia yang  diraih pada kepemimpinan Pakde Karwo.

“Hampir sepuluh tahun memimpin Jatim,  Pakde Karwo mampu mengorganisir masyarakat. Ini perlu mendapat dukungan staf, “ujarnya.

Mendagri menambahkan, Pakde Karwo, juga berhasil melihat dinamika kebutuhan masyarakat. “Tuntutan masyarakat dan perubahan yang cepat, ternyata kuncinya pada peningkatan SDM,” ujar Tjahjo Kumolo.

Dia menambahkan, pemerintah pusat dan daerah harus hadir untuk melayani masyarakat dengan baik melalui peningkatan SDM.

Di hadapan Kepala BPSDM Provinsi se-Indonesia dan Kepala BKD/Diklat se-Jatim, Mendagri, meminta BPSDM dan BKD/Diklat mampu mendorong ASN untuk memiliki imajinasi dan impian.

“Impian dan imajinasi dapat menciptakan  konsep dan perubahan dalam birokrasi, “tuturnya. (Endri Soedarto/Halu)

Check Also

GRAND OPENING KANTOR BEKEEN LAW FIRM SEDERHANA TAPI MENGESANKAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menindak lanjuti pembukaan Kantor Pajak dan Hukum BEKEEN Law Firm (Bercahaya Keadilan …