Jumat, 17 April 2026, 10:03
Home / HOTNEWS / GRIDER TOL PASPRO RUNTUH, TELAN KORBAN JIWA
Jembatan Tol Yang Runtuh , Minggu (29/10/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

GRIDER TOL PASPRO RUNTUH, TELAN KORBAN JIWA

WAGATABERITA.COM – PASURUAN. Konstruksi bangunan proyek strategis nasional (PSN), Tol Pasuruan – Probolinggo (Paspro), berlokasi di desa Cukurgodang kecamatan Grati kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, runtuh saat pihak kontraktor sedang memasang jembatan box tol (Girder), Minggu (29/10/2017).

Berdasarkan info yang dihimpun di lapangan. 3 Grider, sebelumnya sudah terpasang terlebih dulu. Namun na’as terjadi pada pemasangan Grider ke 4. Saat akan dilakukan pemasangan Brasing, menggunakan 2 Crane berkapasitas 250 ton, dan 150 ton. Grider 4 sepanjang 50,80 m itu, spontan patah, dan mengenai 3 Grider yang sudah terpasang.

Runtuhnya Grider tersebut, lantas mengenai 3 pekerja proyek tol yang berada di bawahnya. 2 mengalami luka parah, dan 1 meninggal dunia. Korban meninggal atas nama, Heri, merupakan pekerja mekanik PT Waskita. Sedangkan 2 korban luka berat, yakni Sugiono, sopir mekanik PT Waskita. Dan Nurdin, karyawan PT Pancang Sakti.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan pemegang proyek, untuk segera mengangkat atau mengevakuasi bangunan yang runtuh tersebut. Pihaknya belum memastikan, penyebab patahnya Girder itu hingga runtuh dan menimbulkan korban.

“Kami sedang koordinasi, semoga bangunan yang sempat runtuh tadi bisa segera dievakuasi. Sedangkam korban, semuanya sudah kami evakuasi ke rumah sakit,” pungkas Rizal.

Sementara itu, dampak runtuhnya Girder bangunan juga mengenai sebuah sepeda motor Supra Nopol N 5861 TJ, Honda Revo Nopol S 4691 TA, mobil Picup warna hitam, dan satu unik Truk Tronton atau dump truk.

Diketahui, Tol Paspro tersebut rencananya akan dibangun sepanjang 31,30 Kilometer. Pembangunanya terbagi dalam tiga sesi. Untuk sesi satu, nantinya akan melewati Grati – Nguling sepanjang 8 km. Sesi dua, perbatasan Nguling, Pasuruan – Sumberasih, Probolinggo sepanjang 6 Km, dan Sumberasih – Leces sepanjang 17,30 km.

Tol tersebut diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 271 hektar dan atau sekitar 3000 bidang. Nantinya, akan ada tiga simpang susun yakni Tongas, simpang susun Probolinggo Barat, Simpang Susun Leces. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

KONDISI TERKINI DI LOKASI ERUPSI GUNUNG SEMERU

WAGATABERITA.COM – LUMAJANG. Tragedi bencana alam kembali terjadi di Indonesia. Erupsi terjadi pada gunung