Kamis, 20 September 2018, 17:37
Home / NEWS / PKK LEMBAGA YANG PALING EFEKTIF MENGOPERASIONALKAN KB
Gubernur Jatim Soekarwo Usai Membuka Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Pemprov Jatim. Sumber Foto : Humas Pemprov Jatim

PKK LEMBAGA YANG PALING EFEKTIF MENGOPERASIONALKAN KB

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Organisasi Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan lembaga yang paling efektif dalam mengoperasionalkan program keluarga berencana (KB). Efektifitas ini cukup beralasan, karena PKK memiliki dasa wisma yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Pencanangan program KB ini memang dari pemerintah, namun yang mengoperasionalkan di lapangan yaitu dasawisma dan PKK. Gabungan ibu – ibu dalam dasawisma PKK ini lah yang bisa memberi sentuhan pada KB,” kata  Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo saat membuka Pencanangan Kesatuan Gerak PKK – KB – Kesehatan Prov. Jatim tahun 2017, di Kantor Bappeda Prov. Jatim, Surabaya, Senin (20/11/2017).

Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim menjelaskan, Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) di Jatim saat ini nilaianya 0,59 poin, lebih rendah dari nasional. Selain itu, total fertility rate (TFR)-nya juga hanya 1,946. Data – data ini menunjukkan bahwa program KB cukup berhasil di Jatim, salah satunya berkat peran PKK. “Program – program kemanusiaan dalam PKK lewat dasawismanya terbukti efektif menggerakkan dan menyadarkan masyarakat dalam ber KB,” tandasnya.

Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim itu, operator KB dalam dasawisma yang paling tepat yakni perempuan karena sifat humanis yang dimilikinya. Selain itu, perempuan merupakan simpul jaringan sosial dan transfer sosial pada masa kritis dan krisis.

Apalagi, perempuan di Jatim terbukti memiliki produktifitas yang tinggi dengan diraihnya penghargaan pengarusutamaan gender selama sepuluh tahun berturut – turut. “Peran perempuan sangat strategis dalam pembangunan, khususnya dalam hal kemanusiaan,” ujarnya.

Dalam rangka meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), lanjut Pakde Karwo, Pemprov Jatim terus bersinergi dengan PKK baik di bidang pendidikan maupun kesehatan. Apalagi dengan adanya tantangan bonus demografi yang akan dihadapai Jatim pada tahun 2019. “Bonus ini akan menjadi bencana, jika pendidikan dan kesehatannya manusianya tidak diurusi dan disinilah peran penting PKK,” ungkapnya.

Ditambahkan, salah satu sinergitas program Pemprov Jatim dengan PKK di bidang kesehatan yakni dibentukya taman Pos Pelayanan Terpadu/Posyandu. Program ini bahkan telah mendapat penghargaan dari Bank Dunia karena bersifat holistik integral.

Lewat Tamas Posyandu, tumbuh kembang dan kesehatan anak – anak dipantau dan pada saat yang sama orang tua juga dibekali berbagai pengetahuan. “Taman Posyandu ini adalah solusi yang bagus karena dalam kegiatannya menyertakan pendidikan parenting,” imbuh Pakde Karwo. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

KEMEN PANRB HARAP PEMERINTAH SEGERA SOSIALISASI LOWONGAN CPNS

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Penerimaan PNS segera dilakukan, hal yang wajib dilakukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *