Senin, 22 Oktober 2018, 8:32
Home / NEWS / VIRAL VIDEO PENGUSIRAN KOMUNITAS JEEP PARKIR DIATAS RUMPUT SAVANA BROMO
Sejumlah Jeep Parkir Di Atas Rumput Padang Savana, Minggu (28/01/2018), Sumber Foto: Istimewa

VIRAL VIDEO PENGUSIRAN KOMUNITAS JEEP PARKIR DIATAS RUMPUT SAVANA BROMO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Beberapa hari terakhir pengguna media sosial Facebook, dihebohkan dengan beredarnya video pengusiran terhadap sebuah komunitas jeep yang memarkirkan kendaraannya di atas areal Padang Savana, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Video yang berdurasi sekitar 1 : 57 menit itu, menyebar luas dan menjadi viral di kalangan warga net. Dalam video, nampak pengusiran dilakukan oleh para pecinta dan sahabat gunung, Lantaran sejumlah kendaraan beroda off road itu, dinilai dapat merusak rumput Savana.

Adanya aksi pengusiran itu, dibenarkan oleh Hendri, salah seorang pengurus sahabat gunung. Menurutnya, jika kejadian itu terjadi sekitar Desember 2017 tahun lalu. “kawasan Padang Savana merupakan daerah yang harus dijaga kelestariannya. rumput tersebut bisa mati dan rusak jika diinjak. Kalau mati, keindahan alam di lokasi tentunya berkurang,” jelasnya, Minggu (28/01/2018).

Sampah Yang Dikumpulkan Sahabat Bromo, Minggu (28/01/2018), Sumber Foto : Istimewa

Lebih lanjut, Hendri menjelaskan, jika sahabat gunung mengecam atas perilaku komunitas mobil jeep tersebut. Pasalnya, selain memarkirkan kendaraan diluar tempat semestinya, dibuangnya sampah – sampah sembarangan dapat mengotori areal Savana.

Hal senada juga disampaikan, Kasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Wilayah 1, Sarmin. Menurutnya jika pihak TNBTS telah memberikan papan larangan bagi pengunjung, ataupun komunitas Jeep agar tidak melintas di areal rumput Padang Savana, guna menjaga kelestarian alam.

Pihaknya, juga kerap tak segan – segan memberikan teguran kepada warga, atau komunitas, jika diketemukan melanggar larangan di areal Padang Savana.

Beberapa Jeep Pasca Diusir, Minggu (28/01/2018), Sumber Foto : Istimewa

“jadi jalur menuju ke lokasi savana, sebenarnya sudah ada jalannya sendiri. Namun waktu itu komunitas jeep tidak melalui jalur yang sudah ada. Sehingga rumput yang tumbuh terancam rusak akibat terlintas kendaraan jeep.” jelas Sarmin, saat dihubungi melalui sambungan seluler. (Zulkiflie)

Check Also

TAK NGOPI, CAK YUHAS JUGA INGIN MENGERTI KOPI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Itulah bila menjadi seorang Politikus, mereka harus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *