Sabtu, 5 September 2026, 17:29
Home / NEWS / ANTISIPASI RADIKALISME POLRES MUNA GELAR FGD, AJAK PARA TOKOH
Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P Sinaga, Di Sela Istrahat Kegiatan FGD Di Hotel Tiga Dara, Sedang Bercengkraman Dengan Teman - Teman Pers Muna.

ANTISIPASI RADIKALISME POLRES MUNA GELAR FGD, AJAK PARA TOKOH

WAGATABERITA.COM – MUNA SULTRA. Dalam rangka mencegah masuknya radikalisme, agar terciptanya situasi dan kondisi yang kondusif dan damai di Kabupaten Muna Provinsi Sulaweai Tenggara (Sultra) Polres Muna, pada Rabu (28/02/2018), di Hotel Tiga Darah, menggelar kegiatan Fokus Group Discussion (FGD).

Dalam kegiatan yang di gelar itu, Polres Muna mengundang para Tokoh masyarakat, sesepuh adat dan budaya, serta perwakilan dari berbagai kalangan Aparatul Sipil Negara dan para Siswa sekolah menengah pertama. Turut menjadi pembicara dalam kegiatan FGD itu adalah Kepala Kesbangpol Kabupaten Muna La Ode Abdul Kadir.

Kepolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan, FGD ini digelar untuk menjaring masukan stakeholder maupun tokoh – tokoh masyarakat untuk dijadikan input dalam mengambil langkah antisipasi perkembangan tentang paham radikalisme yang mengancam keutuhan Negara.

“Forum ini adalah kita ingin menerima masukan dari mereka agar kita dapat merumuskan langkah – langkah apa yang bisa di ambil dalam mengidentifikasi penyebab radikalisme dan bagaimana langkah mengantisipasinya,” tutur Agung kepada wartawan di Muna.

Orang nomor satu di Mapolres Muna itu juga menilai bahwa faktor terjadinya radikalisme akibat dilatar belakangi kebutuhan ekonomi, faktor pemikiran, pengaruh psikologi, sosial politik dan pendidikan. Sehingga dalam mengantisipasi radikalisme di Kabupaten penghasil kayu jati itu, 0pp pihaknya sudah mengambil langkah langkah tepat dengan melalui operasi cipta kondisi (Cipkon), sambang, penggalangan, dan identifikasi untuk mengantisipasi faham tersebut.

“Sampai saat ini, kami belum temukan hal yang berbau radikalisme itu di wilayah tugas Polres Muna,” Katanya.

Ditempat yang sama, La Ode Abdul Kadir menjelaskan bahwa tahun ini momen Pilkada yang pasti akan diwarnai intrik politik yang bisa memanas dan memicu konflik. Namun Kepala Kesbangpol Muna itu yakin bahwa dalam pertemuan yang di gelar ini yang hadir adalah orang – orang intelektual, yang tidak mudah terprofokasi dengan hal itu.

Kepala Kesbangpol Muna itu juga, dalam rangka mengantisipasi masuknya radikalisme di Muna dirinya mengajak masyarakat untuk bersama – sama menghindari perkembangan paham radikalisme. Karena paham tersebut sangat bertentangan dengan Undang – undang.

“Radikalisme adalah suatu paham yang menyimpang dan dapat mengancam keberagaman dalam kehidupan berbangsa dan negara. Olehnya itu marilah kita sama – sama menjaga dan menghindarinya,” pungkasnya.

Dalam kegiatan FGD yang dilaksanakan oleh Polres Muna itu, Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos, juga mengundang para awak media di Muna. (Zainal Arifin Suyoto)

 

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …