WAGATABERITA.COM – MUNA. Dua Lokasi wilayah di Kabupaten Muna yakni Kecamatan Watoputeh dan Kecamatan Kontunaga terjadi bencana alam. Anggota DPRD Muna pun turun tangan mengunjungi kedua lokasi bencana itu.
Anehnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Muna tidak mendapatkan porsi anggaran darurat dari Pemerintah Daerahnya untuk menangani lokasi dan korban bencana di wilayah kerjanya itu.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabuputan Muna Dapil IV, Irwan, sangat geram mendengar hal itu. Dikantornya kepada wartawan Rabu (04/04/2018), dirinya menjelaskan bahwa pada saat pembahasan kemarin itu, pihaknya sempat perjuangkan 500 juta untuk porsi anggaran darurat atau siap pakai untuk BPBD Muna, jika sewaktu – waktu terjadi bencana. Namun dana itu tidak direspon oleh Pemda Muna.
“Jadi bagaimanapun nanti, pada perubahan harus diporsikan anggaran untuk BPBD Muna. Karena ini menyangkut hal layak kehidupan masyarakat banyak,” tegasnya.
Ditambahkan, bahwa di Badan Keuangan Daerah itu ada dana 100 juta. Namun untuk prosesnya mengeluarkan dana itu sangat membutuhkan waktu yang panjang.
“Saya dengar tadi, harus tahun depan. Itu tidak boleh. Jangan sampai pada November nanti terjadi bencana, mau bantukan apa. Bisa bisa masyarakat berbondong – bondong kebadan bencana , pada hal tidak ada uangnya,” kata Anggota Komisi I DPRD Muna itu seraya mengatakan kita tidak meminta – mintakan daerah kita terjadi bencana, tetapi kita juga harus lebih dulu menyiapkannya.
Dengan terjadinya bencana di dua lokasi bencana di Muna itu, Anggota DPRD dari Partai Hanura itu sangat berharap kepada Pemda Muna untuk menyiapkan dana darurat itu pada BPBD Muna diperubahan nanti. (Zainal Arifin Suyoto)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.