Senin, 18 Juni 2018, 4:40
Home / NEWS / KEMBALI BERUNJUK RASA, WARGA SUKOREJO TUNTUT TAMBANG DITUTUP
Aksi Demo Warga Desa Sukorejo Yang Menuntut Aktifitas Pertambangan Di Tutup.

KEMBALI BERUNJUK RASA, WARGA SUKOREJO TUNTUT TAMBANG DITUTUP

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Resah dengan keberadaan tambang batu didaerahnya, puluhan warga Dusun Tugu Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek, kembali berunjuk rasa di lokasi penambangan batu milik PT Batu Aji.

Aksi tersebut dilakukan lantaran kegiatan penambangan batu diduga menyerobot lahan milik warga setempat.

Warga menilai aktifitas tambang yang dilakukan berdampak buruk bagi kelestarian alam dan lingkungan setempat. Warga menuntut agar tambang tersebut segera dihentikan atau ditutup.

“Warga menolak adanya aktifitas tambang yang berada di Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari ini. Karena selain aktifitasnya mengganggu juga berdampak pada lingkungan serta adanya dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan pihak tambang, sehingga warga menghendaki agar tambang ditutup,” ucap kuasa hukum warga, Muhamad Aa, Senin (07/05/2018).

Menurut Aa, terkait penyerobotan tanah atau pelebaran batas area tambang ini masih dugaan dan yang menentukan adalah pihak yang berwenang. Sedangkan tuntutan masyarakat yang menginginkan tambang batu di tutup, itu tidak serta merta asal di tutup begitu saja. Namun tetap harus melalui prosedur yang ada.

“Oleh karena itu, selaku kuasa hukum mewakili warga setempat berharap kepada pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi agar secepatnya meninjau lokasi penambangan. Untuk sementara, sebelum ada titik terang atau kejelasan yang pasti aktifitas tambang di hentikan,” tegasnya.

Terpisah, pihak pengelola tambang menuturkan, sesuai tuntutan warga yang menginginkan aktifitas tambang harus ditutup total.  Hanya saja hal tersebut tidak bisa dilakukan karena tidak adanya kewenangan. Sementara dari pihak pengelola tambang juga sudah memiliki izin resmi dari pertambangan.

“Dibuka atau ditutupnya tambang harus ada kewenangan tersendiri. Selama yang memberi izin dalam hal ini adalah Pemerintah Provinsi, aktifitas pertambangan masih akan tetap berjalan. Karena dalam izin resmi tersebut tertulis pertambangan tidak diperbolehkan untuk berhenti,” tutur Kasiman.

Masih terang Kasiman, meski demikian pihak tambang akan menghentikan sementara sesuai tuntutan warga yang menghendaki aktifitas dihentikan sambil menunggu proses selanjutnya. Terkait tambang tetap operasi dan tidaknya itu tergantung keputusan yang berwenang. (Ayu Mila Sari)

Check Also

AKIBAT TAK ADA DOKTER JAGA DIMALAM HARI, SEORANG DOKTER UMUM RSUD NAMROLE PASANG PENGUMUMAN TOLAK PASIEN

WAGATABERITA.COM – MALUKU. Rumah sakit merupakan harapan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan, baik dalam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *