Minggu, 19 April 2026, 5:14
Home / NEWS / 16 PASUKAN TNI TERJUN DI LANGIT PROBOLINGGO

16 PASUKAN TNI TERJUN DI LANGIT PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO, Sekitar 16 penerjun dari Brigif Para Raider 18/SEY Kostrad bermanuver di langit Kota Probolinggo, atau tepatnya di Stadion Bayuangga, Sabtu (23/03/2019).

Para penerjun payung itu tiba sekitar pukul 09.50, menggunakan pesawat Kasa dari Satuan Penerbang Angkatan Darat (AD). Dari Bandar Udara Abdul Rachman Saleh Malang.

Saat sampai di Kota Mangga, 16 pasukan terjun dari ketinggian 9000 feet tepat di atas Stadion Bayuangga.  Hampir tak terlihat saat pesawat tersebut melintas.

Dalam hitungan detik, satu per satu nampak penerjun menembus awan yang begitu cerah. Mereka bermanuver dengan apik. Yakni formasi Sport , Military Jump dan Pengibaran bendera.

Setiap penerjun yang akan landing disambut tepuk tangan penonton yang sengaja menanti kedatangan mereka. 13 penerjun berhasil landing tanpa kendala.

Tiga penerjun lainnya, masih bermanuver di langit kota ini sambil membawa bendera Kostrad dan Lambang Pemerintah Kota Probolinggo. Dan, akhirnya ketiga penerjun tersebut berhasil landing meski sempet bikin deg-degan penonton.

Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi mengatakan, kegiatan terjun bebas (free fall) ini baru kali pertama di Kota Probolinggo. Dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional dan Gala Siswa tingkat SD-SMP se-Kota Probolinggo.

“Kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa kecintaan anak-anak kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Dan, memberi harapan bahwa masa depan tergantung kepada anak-anak ini. Apa yang dicita-citakan bisa tercapai asal ada niat dan keinginan yang ditanamkan sejak dini,” ujar Habib Hadi.

Wali kota ikut bangga karena penempatan lokasi terjun bebas dalam menyambut HUT Kostrad ke 58 ada di Kota Probolinggo.

“Tentunya ini bisa mendekatkan TNI dan masyarakat. Semangat anak muda ini menjadi motivasi, semangat untuk masa depan khususnya bela negara,” terangnya.

Kepada Satuan Kostrad, Habib Hadi berharap Kostrad dapat terus mengoptimalkan tugas dan fungsi. “Apa yang dilakukan hari ini menunjukkan Kostrad siap menguasai NKRI di setiap medan wilayah, dimanapun, kapanpun mereka siap dan tangguh. Kami berterimakasih kegiatannya ditempatkan disini,” tegas Habib Hadi.

Sementara itu, Komandan Brigade Infanteri Para Raider 18/2 Kostrad Kolonel Infanteri Bangkit Rahmad Triwidodo mengungkapkan, alasan Kota Probolinggo menjadi lokasi terjun bebas pasukannya. Alasannya, karena Kota Probolinggo tidak pernah jadi tempat latihan. Untuk itu, Ia mengajak anggotanya untuk berlatih di Kota Bayuangga.

“Melatih anggota kami, tempat pendaratan tidak hafalan. Tetapi, tempat yang baru untuk menguji profesionalitasnya. Selain itu, kebetulan disini ada acara anak-anak. Jadi, semangat merah putih anak-anak disini biar semakin menyala,” ujar Bangkit.

Dalam satu tahun, latihan penerjunan dilaksanakan empat kali. Selama ini mereka fokus di Malang, namun sekarang mereka berlatih ke beberapa daerah misalnya di Pasuruan dan Probolinggo, kemudian akan dilanjutkan ke daerah lainnya.

“Latihan ini bukan hanya melatih profesionalitas, tetapi agar masyarakat semakin cinta tanah air dan wawasan kebangsaan,” tutur Bangkit. (Zulkiflie)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …