Selasa, 8 September 2026, 5:42
Home / EKONOMI / KEMBANGKAN EKONOMI SYARIAH, PERCEPAT SPIN OFF BANK UMUM SYARIAH
Gubernur Jatim H. Soekarwo Saat Memberikan Sambutan Pada Acara ISEF Di Grand City Convention Hall. Sumber Foto : Humas Pemprov Jatim

KEMBANGKAN EKONOMI SYARIAH, PERCEPAT SPIN OFF BANK UMUM SYARIAH

WAGATABERITA.COM – SURABAYA.ย Sebagai bentuk komitmen pengembangan usaha syariah di Jatim saat ini sedang dilakukan percepatan spin off Unit Usaha Syariah/UUS Bank Jatim menjadi Bank Umum Syariah/BUS.

Dengan adanya BUS milik Pemprov Jatim ini diharapkan akan memperkuat pengembangan keuangan syariah.

โ€œTargetnya awal tahun 2018 sudah siap, oleh sebab itu kami harap dukungan semua pihak termasuk OJK,โ€ demikian disampaikan Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo pada pembukaan Indonesia Syariah Economic Festival (ISEF) ke-4 tahun 2017 di Grand City Convention Hall, Surabaya, Kamis (09/11/2017).

Dia menambahkan, potensi ekonomi syariah lainnya yaitu banyaknya pondok pesantren yang jumlahnya mencapai puluhan ribu, dengan jutaan santri dan alumninya. Jika potensi ini bisa dikelola dengan baik, maka akan menjadi peluang tersendiri bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.

โ€œApabila semua ini bisa tercover oleh keuangan syariah, maka kita akan segera bisa melepaskan diri dari five persen trap yang menjadi kendala keuangan syariah di Indonesia,โ€ ungkap Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim itu.

Pakde Karwo menjelaskan, berdasarkan data yang ada kinerja perbankan Syariah, secara kumulatif sampai bulan September 2017 meningkat sebesar 13,41% dibanding tahun 2016, disaat pertumbuhan total aset perbankan Bank Umum dan BPR di Jatim hanya sebesar 10,72%, Bahkan, pertumbuhan kredit perbankan syariah juga meningkat 8,34% lebih besar dibandingkan kinerja Bank Umum dan BPR sebesar 7,60%.

ย โ€œIni menunjukkan efektifitas penggunaan dana perbankan syariah telah tepat sasaran. Maka sudah sepatutnya untuk terus kita dukung dan dorong perkembangannya,โ€ tukasnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pakde Karwo berpesan agar para delegasi ISEF 2017 bisa mengeksplore keistimewaan Jatim.

Apalagi, Jatim merupakan tempatnya lima dari sembilan wali yang ada di Indonesia. Selain itu, banyaknya pondok pesantren dengan ribuan santri dan alumninya merupakan bentuk dukungan bagi pengembangan ekonomi syariah.

โ€œJatim adalah provinsi yang aman, nyaman, dan tentram. Karenanya Jatim merupakan tempat yang paling baik untuk mengembangkan ekonomi syariah,โ€ pungkasnya. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

AJAK KOMPAK ORANG TUA SISWA PETRA 5 ADAKAN FUN RUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Student Learning Outcomes atau Disingkat SLO