WAGATABERITA.COM – GRESIK. Komando Daerah Militer (Kodam) V Brawijaya melakukan bedah rumah bagi warga kurang mampu (miskin) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim).
Peletakan batu pertama renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) itu dilakukan Gubernur Jawa Timur Soekarwo didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Imade Sukadana, Danrem 084/BJ Kolonel CZI Denny Herman, Rabu (05/04/2017) di Desa Wojowuku, Kecamatan Kedamen, Kabupaten Gresik.
Rumah pertama yang menjadi tempat peletakan batu pertama adalah Juaer (53). Dia adalah seorang buruh tani di desa Wojowuluku.
Pada kesempatan itu, Pakde Karwo, panggilan akrab Gubernur Jatim itu, mengapresiasi TNI, khususnya Kodam V Brawijaya yang begitu peduli dengan warga kurang mampu (miskin) di Jawa Timur, termasuk di Desa Wojowuku, Kecamatan Kedamen, Kabupaten Gresik.
‘’Kita harus mengapresiasi TNI, ternyata begitu peduli dengan warga kurang mampu (miskin),‘’ tandas Pakde Karwo, sambil mengajak warga untuk bertepuk tangan.
Pakde Karwo juga mengapresiasi pemerintah Kabupaten Gresik dimana antara ulama dan umara serta pemimpin di Gresik saling kompak. ‘’Ini dapat dijadikan panutan Bupati dan Wakil Bupati kompak,‘’ tuturnya.
Kata Pakde Karwo, data yang ada, jumlah warga yang masuk kategori kurang mampu di Jawa Timur sebanyak 253.000 Kepala Keluarga (KK). Dari jumlah itu sudah dilakukan renovasi atau bedah rumah sebanyak 108 ribu lebih kepala keluarga dikerjakan oleh Kodam V Brawijaya yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk di Gresik dan yang masih belum sempat direnovasi masih berjumlah 43 ribu lebih kepala keluarga. Meski begitu, diharapkan akhir tahun 2018, sudah dapat direnovasi secara keseluruhan, kata Soekarwo.
Pada acara peletakan batu pertama tersebut, turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Gresik, jajaran pejabat di lingkungan kabupaten Gresik serta Kepala Penerangan Korem 084/BJ Mayor Inf Sutaji. (Haludin Ma’waledha/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.