WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Antisipasi kemungkinan sejumlah bencana yang diprediksi akan terjadi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dari peningkatan intensitas curah hujan dan fenomena La Nina Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar Rapat Terbatas (Ratas).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, āmenindak lanjuti arahan Presiden untuk mengantisipasi adanya bencana hidrometeorologi, kami sudah melakukan sejumlah antisipasi khususnya di sektor perhubungan udara dan laut,ā ungkapnya.
Surat Edaran Nomor 47/2020 yang ditujukan pada penyelenggara angkutan udara, bandar udara, navigasi penerbangan, dan pelayanan informasi meteorologi penerbangan mengenai kegiatan penerbangan pada kondisi visibilitas atau jarak pandang terbatas karena faktor cuaca (Kondisi Weather Minima) Rabu (14/10/2020).
āKemenhub juga telah memetakan dan melakukan upaya antisipasi di 15 bandara yang berlokasi di daerah rawan tsunami seperti : Bandara Binaka Gunung Sitoli, Minangkabau, Ngurah Rai, Balikpapan, Mamuju, Luwuk, Ende, Maumere, Melongguane, Ternate, Weda, Buli, Ambon, Manokwari, dan Biak,ā terang Menhub Budi.
Sementara instruksi pada jajaran Ditjen Perhubungan Laut yakni di Direktorat Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) dan Kenavigasian, Distrik Navigasi, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan di seluruh Indonesia untuk antisipasi.
Kata Menhub Budi, ākami meminta seluruh penyelenggara sarana dan prasarana transportasi danĀ stakeholderĀ terkait lainnya untuk melakukan upaya antisipasi dan penanganan tanggap darurat,ā jelasnya.
Penerbitan maklumat pelayaran agar melakukan antisipasi jika cuaca memburuk termasuk gelombang tinggi, juga optimalkan tim respons cepat agar siaga tanggap darurat dan sarana bantu navigasi pelayaran dan telekomunikasi pelayaran melalui Vessel Traffic System (VTS) wajib dioptimalkan serta berkoordinasi dengan Basarnas, serta menyiagakan kapal patroli.
Sementara integrasi sistem sensor penerima peringatan atauĀ sensor warning receiver system new generationĀ yang dipasang di VTS dilakukan pada pelabuhan – pelabuhan rawan Tsunami termasuk memasang alat penempatan alat penerima peringatan di beberapa pelabuhan seperti di Bakauheni, Bali, Ambon, Teluk Bayur, dan di Marine Command Center (MCC) yang berada di kantor Pusat Kemenhub, Jakarta. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.