WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Upaya pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengendalikan inflasi dan menekan kenaikan harga pangan, terus dilakukan.
Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Aris Mukiyo mengatakan jika Pemprov Jatim memiliki beberapa strategi tersendiri.
Ada tiga cara yang dilakukan diantaranya melakukan operasi pasar, memberikan subsidi ongkos angkut, hingga mendirikan kios pangan dengan harga di bawah standar pasar di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
“Pertama kita adakan operasi pasar, kedua kita berikan subsidi ongkos angkut agar harganya lebih murah, dan kita dirikan kios pangan di 38 Kabupaten/Kota yang dikomandani Disperindag,” ujar Aris kepada wagataberita.com Rabu (14/06/2017).
Kata dia, jika tiga langkah itu dilakukan secara intens, akan dapat menurunkan angka inflasi di Jatim yaitu sebesar 1,68%. Untuk operasi pasar dan pasar murah, harus dilakukan secara massal di seluruh wilayah Jatim. Sedangkan untuk subsidi ongkos angkut, telah dilakukan Pemprov Jatim sejak 5 tahun ini. Sementara itu kios pangan murah juga telah dilakukan dengan target dua titik pasar di masing – masing Kabupaten/Kota di Provinsi Jatim.
“Nanti apabila dilakukan secara spordis dan itu banyak, akan dapat mengendalikan harga dan angka inflasi,” pungkas Aris. (Nur Rizki Utomo Putri/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.