Kamis, 22 Oktober 2020, 16:24
Home / NEWS / HINDARI K3N DALAM PROSES REKRUITMEN ANGGOTA POLRI

HINDARI K3N DALAM PROSES REKRUITMEN ANGGOTA POLRI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kolusi, Korupsi, Konspirasi dan Nepotisme (K3N) merupakan istilah baru bagi kalangan kepolisian. Istilah K3N itu, wajib hukumnya untuk dihindari. Itu sebabnya pada penerimaan anggota Polri tahun 2017,  seluruh panitia seleksi penerimaan anggota Polri di Kepolisian Daerah (Polda) di tanah air diminta untuk menghindari K3N.

Itu dikemukakan Asisten Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri Irjen Pol. Arief Sulistyanto pada acara pelantikan panitia seleksi penerimaan anggota Polri, Selasa (21/02/2017). Pelantikan dilakukan serentak seluruh Indonesia melalui teleconfrence dari Mabes Polri.

Pada kesempatan itu, mantan Kapolda Kalimantan Barat itu, meminta seluruh panitia seleksi penerimaan anggota Polri untuk tidak bermain – main dengan proses rekruitmen anggota Polri. Panitia diminta menjaga integritas dan kredibilitas Polri sehingga anggota Polri yang dihasilkan benar – benar profesional dan berkualitas.

Dia menegaskan kepada seluruh panitia penerimaan anggota Polri pada tahun 2017 benar – benar berpedoman pada dasar – dasar yang telah digariskan, terutama pada keinginan Kapolri untuk menciptakan dan melahirkan anggota Polri yang benar – benar profesional, berkualitas serta berintegritas tinggi.

Dia juga menambahkan, kepada Karo SDM Polda dan panitia seleksi se –  Indonesia agar melaksanakan proses seleksi secara transparan dan profesional. Kata dia, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, juga telah memerintahkan kepada seluruh Kapolda agar proaktif melaksanakan pengawasan yang efektif terkait proses seleksi penerimaan anggota Polri di daerah masing – masing.

Pelantikan panitia seleksi penerimaan anggota Polri di Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim), juga mengikuti pelantikan serentak yang berlangsung di Aula Rupatama Lantai 2 Polda Jatim.

Turut hadir pada acara pelantikan panitia penerimaan anggota Polri di Polda Jatim adalah jajaran pejabat dilingkup Mapolda Jatim dan pengawas eksternal penerimaan anggota Polri.

Kapolda Jatim Irjen Pol. Machfud Arifin tidak sempat hadir pada acara pelantikan panitia seleksi penerimaan anggota Polri di Polda Jatim karena waktu yang sama memiliki agenda kunjungan ke Pondok Pesantren Ponpes Amanatul Ummah, Kembangbelor, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).

Di Ponpes Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana bertemu pengasuh dan satri Pondok Pesantren Amanatul Ummah serta sejumlah ulama di Mojokerto.

Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, S.I.K melalui WA – nya yang dikirimkan ke wagataberita.com menyebutkan, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin bersilaturahmi dengan pengasuh dan santri Pondok Pesantren tersebut.

Dia bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana, juga menghadiri giat seminar nasional dan MBI Big Fair 2017 di daerah itu.

Dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera, S.I.K, Dirsabara, Dirpamobvit Kombes Pol Agus Rasyid, Dirbinmas Kombes Pol. Gamar  Basri, Kabid Propam Kombes Pol Yoyon Toni. (Haludin Ma’waledha/Dir)

Check Also

PASTIKAN VAKSIN COVID HALAL INI YANG DILAKUKAN MUI BERANGKAT KE TIONGKOK

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Menghadapi wabah corona dengan vaksin