WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Tim anti bandit Polrestabes Surabaya berhasil membekuk tiga spesialis perampok nasabah bank. Mereka adalah Ahmad Yunus (36) warga Karang Tembok Gg.V Surabaya, Muklis, (38) warga Camplong, Sampang Madura dan Slamet (34), warga Burneh, Bangkalan Madura.
Ketiganya dilumpuhkan dengan timah panas oleh aparat karena melawan saat ditangkap.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Shinto Silitonga mengatakan mereka spesialis perampok nasabah bank antar provinsi. Mereka tidak segan – segan melukai jika korban melawan.
“Kerja mereka sangat terorganisir. Dari pengakuan, ketiganya pernah beraksi di wilayah Darmo Indah Timur, Jalan Kedung Doro, Paktuah dekat Pengadilan Negeri Surabaya dan jalan Bubutan Surabaya,” ujar Shinto, Sabtu (27/05/2017).
Shinto menambahkan pelaku juga pernah beraksi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Karena itu mereka juga menjadi target operasi Polda Metro Jaya.
“Keuntungan para pelaku sangat luar biasa besar, bisa mencapai ratusan juta rupiah,” beber Shinto.
Shinto menjelaskan, pemimpin komplotan ini adalah Mail. Sedangkan anak buahnya berjumlah lima orang.
“Tiga diantaranya sudah diringkus Tim anti bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tinggal dua orang yang masih buron, yaitu SR dan MT,” kata Shinto.
Dalam melakukan aksinya, komplotan sadis ini selalu membawa golok dan air softgun untuk menakut – nakuti korbannya. Sedangkan untuk membela diri jika tertangkap, pelaku menggunakan jimat anti peluru.
Tapi pada kenyataannya, mereka bertiga langsung terkapar saat dilumpuhkan dengan timah panas.
Dari penangkapan kali ini, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa Uang tunai sebesar Rp 26 juta rupiah, empat buah ponsel, tiga buah tas ransel berisi pakaian dan satu buah helm.
Akibat perbuatan sadis para pelaku kejahatan dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. (Anggun)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.