Rabu, 10 Juni 2026, 4:55
Home / HOTNEWS / OTT KPK, MASIH TERLALU DINI BILA DIHUBUNGKAN DENGAN PILGUB JATIM
Moctar W. Oetomo, Pengamat Politik Universitas Trunojo Madura. Sumber Foto : Dok pribadi

OTT KPK, MASIH TERLALU DINI BILA DIHUBUNGKAN DENGAN PILGUB JATIM

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, M. Basuki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menimbulkan spekulasi politik di masyarakat Jawa Timur.

Desas – desus yang berkembang menduga, kalau penangkapan politisi partai Gerindra itu, tidak terlepas dari gonjang – ganjing politik pada pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 mendatang.

Sebab, boleh jadi, di internal DPRD Jatim saat ini sudah terbelah karena mulai muncul perbedaan pandangan terhadap bakal calon Gubernur Jawa Timur yang akan diusung masing – masing partai politik. Sehingga saling menjegalpun, tak terelakkan lagi, dengan cara membocorkan ‘’kelakuan’’ ke KPK.

Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura Mochtar W. Oetomo mengatakan masih terlalu dini jika kasus tersebut dihubungkan dengan kontestasi pilgub Jatim.

Alasan pertama, kata dia, sampai saat ini belum ada informasi yang valid dari KPK berkaitan dengan kasus tersebut. Bahwa Ketua Komisi B itu dari Gerindra, tidak bermakna komisi B itu terkait dengan semua politisi dewan dari Gerindra. Apa lagi dalam kasus ini, juga melibatkan sejumlah pejabat di SKPD Jatim.

Kedua, saya rasa kekuatan – kekuatan politik di Jawa Timur, tidak cukup memiliki daya dorong atau daya paksa terhadap KPK sehingga KPK bisa dijadikan partner untuk menjatuhkan kelompok lain. Dia mencotohkan, dalam kasus eKTP misalnya, bahkan kekuatan politik pusat pun, tidak memiliki daya paksa terhadap KPK. Itu sebabnya, dalam hal ini, kita mesti mempercayai KPK akan bekerja sebagaimana mestinya, tanpa tendensi politik apapun demikian tulis Mochtar W. Oetomo melalui WhatsApp yang dikirimkan ke wagataberita.com, Selasa (06/06/2017).

Pasca Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengobok – obok ruang Komisi B DPRD Jawa Timur (Jatim), Senin (5/6), membuat suasana di Jawa Timur terasa hening.

Bahkan di Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan Provinsi Jawa Timur pantauan tim wartawan wagataberita.com, terlihat sepi. Semua pejabat di dua SKPD itu lebih memilih bungkam. Tak mau berkomentar kepada wartawan.

Begitu pula di lingkungan kediaman M. Basuki di Putat Gede Baru, warga juga memilih bungkam. Serta sejumlah kerabat M. Basuki, juga lebih memilih tutup mulut.

Ruang Ketua Komisi B DPRD Jatim, M. Basuki yang merupakan kader partai Gerindra itu, sejak Senin (05/06) telah disegel KPK sekira pukul 14 : 00 WIB. Tak hanya itu kediamannya pun, tak luput dari penggeledahan KPK.

Dari kediaman Basuki KPK terlihat membawa sebuah koper besar yang diduga berisi dokumen penting yang berkaitan dengan kasus yang menyeret dirinya. (Haludin Ma’waledha/Nur Rizki Utomo Putri/Syamsul Arifin/Endri Soedarto)

Check Also

AJAK KOMPAK ORANG TUA SISWA PETRA 5 ADAKAN FUN RUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Student Learning Outcomes atau Disingkat SLO