Selasa, 18 Agustus 2026, 21:21
Home / NEWS / BANJIR LUMPUR TERJANG KABUPATEN WAJO, WARGA TERANCAM KELAPARAN
Inilah Kondisi Banjir Lumpur Yang Menimpa Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Warga Kesulitan Mendapatkan Bantuan Karena Kantor Dinas Sosial Tutup, Libur Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri. Sumber Foto : Abdul Muin

BANJIR LUMPUR TERJANG KABUPATEN WAJO, WARGA TERANCAM KELAPARAN

WAGATABERITA. COM – WAJO. Banjir bercampur lumpur melanda satu kecamatan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), warga pun terancam kelaparan karena kesulitan mendapatkan bantuan bahan makanan dari Dinas Sosial Kabupaten Wajo. Sebab, kantor ini tutup karena libur cuti bersama lebaran Idul Fitri.

Bencana alam berupa banjir lumpur itu terjadi menimpa Kelurahan Wattang Lipu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo sejak Jumat (23/06). Hingga berita ini dikirim ke redaksi, Sabtu (24/06/2017) banjir lumpur masih menggenangi pemukiman warga. Mereka juga belum mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial setempat.

Ini banjir yang kesekian kalinya, hanya lebih parah karena banjir bercampur lumpur, ‘’ ujar Herna, warga setempat kepada wagataberita.com, malam tadi.

Banjir yang melanda Kelurahan Wattang Lipu itu, membuat aliran listrik PLN, terpaksa harus dipadamkan. Selain itu, tanaman kebun warga, juga terancam mati. Padahal, warga di kecamatan itu, rata – rata bermata pencaharian sebagai petani.

“Banjir ini luapan dua danau karena hujan deras terus mengguyur Wajo selama dua hari dua malam, sehingga menyebabkan dua danau sekitar itu meluap,” tandas Erna.

Erna menambahkan, genangan air banjir hampir menyeluruh di Kabupaten Wajo. Ini membuat warga terhambat beraktifitas dan melumpuhkan perekonomian satu – satunya harapan bagi warga korban banjir adalah bantuan dari Pemda Wajo, khususnya Dinas Sosial Kabupaten Wajo.

Jufri, warga Desa Lautang, menuturkan banjir yang melanda desanya terbilang parah. Ketinggian air banjir hingga mencapai 110 Cm dari dasar permukaan tanah. Lebih fatalnya lagi banjir bercampur lumpur. ‘’Ini akan menyebabkan tanaman warga mati,‘’ ujarnya.

Lumpur tersebut bersumber dari danau Tempe. Biasanya kalau banjir bercampur lumpur, genangan air bisa berbulan – bulan baru kering. ‘’Kami hanya berharap bantuan pemerintah kabupaten, segera menyalurkan bantuan kepada warga terkena banjir,‘’ tandas Jufri.

Pihak Dinas Sosial Kabupaten Wajo, saat dikonfirmasi, nampaknya mengalami kesulitas untuk melakukan penyaluran bantuan. Sebab, mereka sedang libur cuti bersama menyambut hari Raya Idul Fitri. (Abdul Muin/Halu)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …