WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kerja keras Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Timur selama lima bulan terakhir berhasil mengungkap 15 kasus narkoba.
Hal ini dikatakan oleh Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Fatkhur Rahman dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Rabu (12/07/2017).
Fatkhur mengatakan, dari operasi yang berlangsung sejak Januari sampai Mei 2017, pihaknya telah menangkap 29 tersangka yang berasal dari beberapa kota di wilayah Jawa Timur.
“Kasus terbanyak adalah penggunaan ganja dan sabu – sabu,” kata Fatkhur.
Selain berhasil menangkap pelaku, petugas BNNP juga mengamankan barang bukti berupa ganja dengan jumlah total sebanyak 1,3 kg, sabu sebanyak 5,2 kg, 100 butir ekstasi dan 200 butir pil warna ungu asal Belanda.
Selain itu, BNNP juga menyita delapan unit motor dan dua unit mobil serta uang Rp 4,5 juta.
“Dari pengungkapan kasus selama ini, kami bisa menyelamatkan 130 – 140 ribu jiwa dan merehabilitasi 567 orang dari beberapa kota di Jawa Timur,” jelas Fatkhur.
Fathkur menjelaskan ada 420 orang yang menjalani rawat jalan dan 126 orang yang menjalani rawat inap.

“Pelaksanaannya terbagi dalam beberapa kegiatan yaitu 488 kegiatan pendampingan, 16 kegiatan operasi, dan 407 kegiatan Tim Asesmen Terpadu,” beber Fatkhur.
Selain melakukan penangkapan, BNNP Jatim juga gencar melakukan sosialisasi, pembinaan, seminar, kampanye, pelatihan, rapat konsolidasi, donor darah, tes urine, dan diseminasi informasi.
Disinggung tentang peredaran narkoba, Fathkur mengatakan ada perubahan modus pelaku.
“Modus pengedar narkoba di Jatim selalu berubah setiap tahunnya. Yang terbaru dengan cara membungkus narkoba dengan mangga. Anjing pelacak akan mengendus bau mangga,” ungkap Fatkhur.
Sampai saat ini ada 15 bandar yang berhasil diamankan petugas BNN Jatim. Biasanya mereka mempunyai 2 – 3 anak buah. (Anggun)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.