Kamis, 4 Juni 2026, 18:58
Home / NEWS / 7 KORBAN TEWAS LAKA BUS VS TRUK AKHIRNYA DIPULANGKAN
Jenazah Korban Laka Tewas Diangkut Kedalam Ambulans. Sumber Foto : Zulkiflie

7 KORBAN TEWAS LAKA BUS VS TRUK AKHIRNYA DIPULANGKAN

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Tujuh orang jenazah dari 10 korban meninggal pada kecelakaan maut antara Bus Medali Mas dan Truk pakan ternak di jalur Pantura, desa Curahsawo kecamatan Gending kabupaten Probolinggo Jawa Timur, dipulangkan ke rumah masing – masing dari ruang jenazah dr Mohammad Saleh, Probolinggo Jum’at (14/07/2017).

Sebelumnya, jenazah terlebih dahulu dimandikan dan dikafani. Jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka masing – masing yang tersebar di beberapa daerah, seperti Malang dan Bali.

Salah satu keluarga korban, Gedhe Tulus Sugiarte mengatakan dirinya sebelum peristiwa maut itu sempat mendapatkan firasat buruk.

Kata Gedhe, istrinya yang merupakan korban meninggal atas nama Maria Yustina, sempat menyuruhnya untuk membeli segulung kain kafan, untuk saudaranya yang meninggal. Namun ternyata, kain tersebut dimaksudkan untuk dirinya sendiri.

Sementara itu, 9 korban luka, kini masih dalam penanganan intesif dari tenaga medis rumah sakit PG Wonolangan, Dringu, Probolinggo. Para korban, umumnya mengalami luka parah pada bagian kepala akibat benturan yang cukup keras.

Pihak Jasaraharja Provinsi Jawa Timur memastikan seluruh korban akan mendapatkan kompensasi atas tragedi maut, termasuk satu warga negara asing, yakni Imanuel, berkebangsaan Austria.

“Untuk korban tewas, pihak Jasaraharja memberikan kompensasi sebesar Rp 50 juta, sementara untuk korban luka, diberikan kompensasi sebesar Rp 20 juta,” kata Moh Evert Yulianto, Kepala Jasaraharja Jawa Timur.

Korban luka dan meninggal yang sudah teridentifikasi adalah korban meninggal Markami (64), perempuan beralamat di Jl. Karya Timur, Belimbing, Malang, Sukir (35) laki – laki beralamat di desa Argosari, Jabung, Malang, Jumiati (51) laki – laki dari Lawang ; Maria Yustina Eni H (41) perempuan, Gianyar Bali ;
Suyoto (45) laki, Paguno, Malang ; Ririn (35) perempuan, Lowokwaru, Malang ; Rini (25) perempuan, Mulyo Agung, Malang ; Hana Syahresi (9) perempuan, Lowok Waru, Malang, Immanuel (25) laki WNA dari Austria dan Mr. X (40) laki, alamat nihil.

Untuk korban luka – luka terdiri dari Rapiati (48), swaata, Islam, alamat Jl. Baypas Ngurahrai Tohpati Kesiman Kerta Lngu Denpasar ; Dwi Reziana Isnaeni (32) perempuan, Islam, swasta, alamat Jl. Bunga Kumis Kucing RT. 04/02 Malang Kota ; Eka Dian Ananda Pratiwik (16) perempuan, pelajar, Islam, alamat Kalimalang RT. 11/03 Kec. Karang Ploso Malang ; Lukman Widi Cahyono (33), swasta, Islam, alamat Jl. Dbuyan Gg Cempaka No 5 Denpasar ; Lupus Niko Putra Priyanto (16) swasta, Islam, alamat Jl.Margo Basuki RT. 01/01 Gg. 3 No.13 Malang, Rizaldi Iqwal Sentanu (22), swasta, Islam, alamat Jl. Palem RT. 12/02 Cempoko Mulyo Kepanjen Malang ; Simon (24) laki, mahasiswa, alamat STUTT GARTER STRASSE 4571665 VATHINGEN GERMANI ; Muhammad Zaki (7), anak laki – laki, pelajar, Islam ; Agus Fathur Rozi (28) ,swasta, Jl. Ky. Abdul Hamid Gg 11 RT. 04/01 Pasuruan. Semua korban luka itu sedang di rawat di RS. Wonolangan. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

GRAND OPENING KANTOR BEKEEN LAW FIRM SEDERHANA TAPI MENGESANKAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menindak lanjuti pembukaan Kantor Pajak dan Hukum BEKEEN Law Firm (Bercahaya Keadilan …