Rabu, 24 Oktober 2018, 8:17
Home / ENTERTAINMENT / EVENT / RAIHLAH MIMPIMU DENGAN SEJUTA IMPIAN
Wakil Ketua 2 Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Jatim Soeryadi Cokro Suwito Saat Membuka Seminar Gerakan Jantung Sehat Di Dyandra Convention Center Surabaya. Sumber Foto : Endri Soedarto

RAIHLAH MIMPIMU DENGAN SEJUTA IMPIAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. China Disabled People’s Performing Art Troupe dan DAAI TV Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Budha Tzu Chi Surabaya menggelar acara bertajuk “My Dream” yang menampilkan sebuah pertunjukan seni tingkat dunia didukung 40 seniman difable inspiratif di Convention Hall Grand City Surabaya.

Salah satu pementasan tari yang diandalkan adalah tarian Thousand – hand (tarian seribu tangan) Avalokitesvara Bodhisatwa yang dibawakan oleh 21 penari tunarungu terlihat rapi, indah, dan kompak karena aba – aba yang diberikan oleh instruktur isyarat tangan mereka yang berada di sisi panggung.

Ada satu momen yang mengharukan, para seniman yang tergabung dalam China Disabled People’s Performing Art Troupe (CDPPAT) menyanyikan sebuah lagu berjudul “We are the Word” Mereka mengajak penonton untuk bernyanyi bersama sambil menyalakan lampu di telepon selular masing – masing, suasana berubah menjadi syahdu.

China Disabled People’s Performing Art Troupe adalah kelompok seniman difabel (berkebutuhan khusus) yang menampilkan My Dream dalam perayaan 10 tahun DAAI TV Indonesia. Dalam kesempatan tersebut mereka membawa 40 anggota dan mempertunjukkan kebolehan mereka dalam menari, menyanyi, dan menampilkan warisan budaya Tiongkok. Penampilan mereka juga diharapkan membuka pemahaman positif bagi kaum disabilitas di Indonesia.

Vice President CDPPAT Wang Jing mengatakan bahwa sambutan penonton membuatnya serasa di rumah sendiri. Setelah mengaku terharu dengan sambutan para relawan Tzu Chi dan penonton yang hadir, ia mengatakan pagelaran ini tak akan menjadi apa – apa tanpa relawan Tzu Chi Indonesia dan penonton. Terlebih penonton bukan hanya hadir dari kalangan biasa, namun juga kaum difabel.

Pertunjukan My Dream yang memukau tersebut dibantu oleh satu orang instruktur isyarat tangan yang berada di sisi kiri atau kanan panggung. Guru tari merekalah yang menginstruksikan gerakan – gerakan sesuai nada dan musik. Hal ini karena penari – penari CDPPAT tak dapat mendengar dan tak dapat bicara.

Kekompakan mereka mengundang decak kagum, haru, dan tepuk tangan keras diiringi raut wajah gembira penonton. Kostum penari dan tata cahaya serta gerakan tangan dan beberapa formasi gerakan tubuh membius para penonton yang hadir.

Lewat acara bertajuk “My Dream” ini Daai Tv berharap setiap sosok seniman yang tampil dapat menginspirasi masyarakat, bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan bermanfaat bagi sesama.

Melihat antusias para penonton, Becky selaku panitia acara berterima kasih kepada semua relawan yang begitu bersatu hati dan bertanggung jawab di bidangnya masing – masing demi kesuksesan acara DAAI NIGHT 2017 ini.

“Acara Daai Night kali ini mengangkat nama Tzu Chi dan DAAI TV. Masyarakat dan donatur semakin yakin dan percaya karena selama ini kegiatan Tzu Chi selalu mengamalkan cinta kasih dan welas asih dengan sukacita. Kali ini mengundang team My Dream dan DAAI TV Award untuk para difabel membuktikan cinta kasih agung dan welas asih agung,” kata Becky. (Endri Soedarto/Halu)

Check Also

JANJI IKUTI KEGIATAN WARGA KRUKAH, CAK YUHAS NAIK SEPEDA MOTOR AGAR TAK TERLAMBAT

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Anggota TNI dikenal tepat waktu dan tepat janji disiplin pada semua kegiatannya dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *