Selasa, 23 Oktober 2018, 9:18
Home / HOTNEWS / RATUSAN JAMAAH FIRST TRAVEL ASAL KENDARI GAGAL BERANGKAT UMROH

RATUSAN JAMAAH FIRST TRAVEL ASAL KENDARI GAGAL BERANGKAT UMROH

WAGATABERITA.COM – KENDARI. Sebanyak 58.682 korban penipuan First Travel (FT) di tanah air, kian geram terhadap Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan pemilik FT yang kini telah ditahan Kepolisian. Salah satu korbannya adalah Rappe (79) warga Andonohu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mengaku kesal terhadap pimpinan FT.

“Uang yang saya gunakan untuk umroh itu hasil jualan saya selama ini dan bantuan anak saya. namun ujung – ujungnya saya tertipu, malahan saya lihat di televisi bos FT pake foya – foya uang jamaah umroh, siapa yang tidak sakit hati,” ucap kekesalan wanita paruh baya saat ditemui wagataberita.com dikediamannya Sabtu (26/08/2017).

Reppa juga menuturkan, dirinya yang telah mendaftar diri ke FT bulan Mei 2016, yang seharunya diberangkatkan pada Februari 2017. Bahkan dirinya telah membuat bekal untuk persiapan melaksanakan ibadah Umroh, tetapi terpaksa bekal tersebut harus dibagikan ketetangga karena gagal berangkat.

“Saya sudah potong syukuran, ujung – ujungnya tidak jadi. Malahan kita sudah manasik mi sama – sama orang FT, jadi yakin mi mau berangkat,” tutur Reppa dengan wajah yang sedikit memerah karena menceritakan kekecewaannya kepada FT.

Anak Reppa, Abbas Hasbi warga kelurahan Kadia, Kota Kendari yang mendampingi ibunya saat diwawancara oleh wagataberita.com, menjelaskan bagaimana dirinya kaka dan ibunya bisa menggunakan jasa FT. Mulanya, di promosi istrinya sendiri ditahun 2016 telah diberangkatkan oleh FT dengan fasilitas yang sangat baik dengan harga yang lebih murah dari pada jasa penyedia umroh lainnya.

“pertama, istri saya mendaftar tahun 2015 dengan membayar Rp 14 juta. Dan berhasil diberangkatkan ditahun 2016, mendengar fasilitas yang diberikan FT sangat baik. Dibulan Mei 2017 saya daftarkan diri saya, kaka dan ibu saya dengan biaya satu orang Rp 14,5 Juta,” katanya.

Lanjut Abbas Hasbi, usai mendaftarkan diri, pihak FT menjanjikan akan memberangkatkan dirinya pada Februari tahun 2017. Namun menjelang hari H, penundaanpun dilakukan sebanyak tiga kali, dan hingga saat ini mereka hanya bisa menanti kepastian apakah uang mereka bisa kembali atau diberangkatkan oleh FT.

“Ya, saya tidak bisa berbuat banyak, kami berharap uang kami dikembalikan atau kami diberangkatkan. Kalau kecewa kami sangat kecewa, karena kami sudah berharap tapi ujung – ujungnya kami ditipu. Untuk proses selanjutnya kami serahkan kepada agen FT di Kendari yaitu pak Iskandar yang katanya dia lagi melaporkan Mabes Polri,” harapnya.

Wagataberita yang mencoba mendatangi kediaman agen FT di Kendari, Iskandar yang berdomisili di BTN 1 Blok G 24, Kota Kendari, yang bersangkutan tidak berada ditempat dan informasinya tengah berada di Jakarta.

Di perkirakan jumlah korban First Travel di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, mencapai ratusan orang. (Erwin)

Check Also

JAWA TIMUR DILANDA GEMPA BUMI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gempa Bumi kembali melanda Indonesia, kali ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *