Kamis, 4 Juni 2026, 22:32
Home / NEWS / PEMPROV JATIM SIAP BANTU WARGA SAMPANG YANG KEKURANGAN AIR BERSIH
Kabiro Humas Dan Protokol Pemprov Jatim Drs. Benny Sampir Wanto, M.Si Di Surabaya.

PEMPROV JATIM SIAP BANTU WARGA SAMPANG YANG KEKURANGAN AIR BERSIH

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pemprov Jatim Siap membantu warga Sampang yang kekurangan air bersih Ini karena, peran air bersih sangat penting bagi aktivitas keseharian masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kabiro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Drs. Benny Sampir Wanto, M.Si di ruang kerja kantor Gubernur Jatim Surabaya, Kamis (31/08/2017).

Mengutip informasi dari BPBD Provinsi, Benny mengatakan, Pemprov Jatim siap membantu Kab. Sampang dalam menyediakan air bersih untuk kebutuhan masyarakat. ”Masyarakat membutuhkan air bersih untuk keperluan sehari – hari. Oleh sebab itu tersedianya air bersih bagi masyarakat Kab. Sampang merupakan hal penting,” jelasnya.

Untuk memperoleh bantuan tersebut, Benny menjelaskan, harus ada usulan data terperinci. Misalnya wilayah mana saja yang terdampak kekeringan dan siapa saja yang kekurangan air bersih. “Besaran bantuan yang akan disalurkan menyesuaikan dengan surat pengajuan Pemkab,” ujarnya. Karena tu, ia minta permohonan bantuan air bersih segera dikirimkan ke Pemprov Jatim sehingga segera bisa ditindaklanjuti. Biasanya, lanjut Benny, permohonan tersebut dikuatkan oleh monitoring tim terkait.

Benny menambahkan untuk jangka waktu kebutuhan air masyarakat, menyesuaikan pengajuan yang ditetapkan dan ditanda tangani oleh Bupati dalam surat pernyataan darurat.

Tentang permohonan air bagi 12 Kecamatan yang diberitakan media mengalami kekurangan air di Sampang, Benny mengakui pengajuan tersebut belum diterima Pemprov. “Barangkali Pemkab Sampang masih mendata warga terdampak secara detail guna menghindari revisi – revisi,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan media, Kepala BPBD Kabupaten Sampang, Anang Djoenaedi menyatakan belum bisa memberikan bantuan air bersih kepada penduduk yang wilayahnya dilanda kekeringan. Hal tersebut disebabkan pada anggaran tahun ini BPBD Sampang tidak mengalokasikan anggaran penanganan bencana kekeringan. Oleh karenanya, pihak BPBD akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim untuk meminta bantuan bagi para korban kekeringan di 16 desa di Kabupaten Sampang. (Endri Soedarto/Halu)

Check Also

GRAND OPENING KANTOR BEKEEN LAW FIRM SEDERHANA TAPI MENGESANKAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menindak lanjuti pembukaan Kantor Pajak dan Hukum BEKEEN Law Firm (Bercahaya Keadilan …