Selasa, 23 Oktober 2018, 7:59
Home / NEWS / BONGKAR PAGAR BLOKADE TOL, RATUSAN IBU – IBU BERSITEGANG DENGAN POLISI
Ibu - Ibu Saat Melakukan Protes, Senin (26/02/2018), Sumber Foto : Zulkiflie

BONGKAR PAGAR BLOKADE TOL, RATUSAN IBU – IBU BERSITEGANG DENGAN POLISI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Ratusan ibu – ibu warga dusun Klampok desa Tongas Kulon, kecamatan Tongas kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Bersitegang dengan sejumlah petugas Kepolisian Resort kota Probolinggo, pada Senin sore (26/02/2018).

Penyebabnya, yakni warga tak terima saat petugas hendak membongkar sejumlah pagar bambu yang terpasang di 4 titik berbeda, tepat di tengah – tengah proyek pembangunan jalur Tol Pasuruan-Probolinggo (PASPRO).

Dengan meneriaki petugas, serta ada pula yang menangis. Warga melampiaskan amarahnya kepada para petugas Kepolisian. Sejumlah warga, bahkan ada pula yang berusaha menyerang para wartawan saat tengah melakukan peliputan.

Meski mendapatkan perlawanan, namun tak menyurutkan aksi penertiban yang dilakukan oleh petugas Kepolisian. Petugas tetap membongkar pagar bambu, dan melakukan penyitaan.

Sementara itu, dibangunnya pagar bambu oleh warga tersebut. Bertujuan sebagai aksi protes, terhadap pelaksana proyek Tol yang dianggap telah mengambil akses jalan warga.

Pagar Bambu Yang Dibangun Warga, Senin (26/02/2018), Sumber Foto : Zulkiflie

Seperti diberitakan sebelumnya, warga dusun Klampok Probolinggo menuntut pihak pelaksana proyek, mengembalikan jalan desa yang telah tertutup akibat pembangunan jalur Tol Pasuruan – Probolinggo.

Sementara itu, Wakapolres Probolinggo, Kompol Djumadi menyampaikan, ada sebanyak 100 personil pasukan anti huru hara, yang diterjunkan dalam penertiban areal Tol kali ini. Tujuannya, yakni guna mengantisipasi terjadinya perlawanan warga, ataupun aksi amuk massa.

“Jadi langkah petugas yang dilakukan kali ini, setelah munculnya laporan polisi untuk menertibkan areal proyek tol paspro,” jelas Djumadi. (Zulkiflie)

Check Also

TAK NGOPI, CAK YUHAS JUGA INGIN MENGERTI KOPI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Itulah bila menjadi seorang Politikus, mereka harus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *