Selasa, 13 November 2018, 8:03
Home / SURABAYA / MANFAATKAN ERA DIGITAL JAGA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

MANFAATKAN ERA DIGITAL JAGA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (harkitnas) ke – 110 tahun 2018 di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (21/05/2018).

Saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Gubernur Pakde Karwo mengatakan, dua tahun lagi Indonesia akan memasuki masa bonus demografi. Generasi bonus demografi yang beririsan dengan generasi milenial ini pada saat yang sama terpapar oleh masifnya perkembangan teknologi, terutama teknologi digital. Digitalisasi di berbagai bidang ini bisa menjadi peluang maupun ancaman.

“Ia akan menjadi ancaman jika hanya pasif menjadi pengguna dan pasar, namun menjadi berkah bila mampu menjadi pemain yang mampu menentukan lanskap ekonomi berbasis digital dunia,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, banyak anak muda kreatif yang mampu menaklukkan gelombang digitalisasi dengan mencari berkah di dalamnya. Mereka menjadikan internet, media sosial, situs web dan layanan multimedia aplikasi ponsel sebagai lahan dan pasar menjanjikan untuk berkarya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjauhkan dunia digital dari konten – konten negatif pemecah belah bangsa, agar anak – anak bebas bekreasi, bersilaturahmi, berekspresi dan mendapatkan manfaat. Juga, bersama – sama menjaga persatuan dan kesatuan untuk menghindari perpecahan.

“Dalam konteks digitalisasi ini, kita semua harus dalam irama yang serempak dalam memecahkan masalah dan menghadapi para pembuat masalah,” ungkapnya.

Peringatan harkitnas tahun 2018 ini mengambil tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional di Era Digital”. Selain dihadiri Forkopimda Jatim, upacara kali ini juga dihadiri berbagai elemen pemerintahan, masyarakat dan keagamaan seperti PW NU Jatim, PW Muhammadiyah Jatim, dan Parisada Hindu Dharma Indonesia Jatim. Juga, berbagai forum etnis yang ada di Jatim seperti Nias, Minang, Sunda, dan Bugis. (Red)

Check Also

TANGGAPAN BIJAK CAK YUHAS MENGENAI DIKSI SONTOLOYO DAN GENDERUWO

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Tahun 2018 digolongkan menjadi tahun politik, saat ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *