WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Dalam kesempatan melakukan safari ramadhan, buka puasa, dan Sholat Tarawih bersama di Mapolrestabes Surabaya, Jl. Sikatan Surabaya, Kamis (31/05) yang disiarkan Kepala Biro Humas Dan Protokol Drs. Benny Sampirwanto, M.Si. Jumat (01/06/2018).
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian Didampingi Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mengucapkan duka dan belasungkawa atas jatuhnya korban dalam aksi terorisme di Jatim beberapa waktu lalu. Menurutnya, aksi tersebut adalah jalan yang salah untuk memperjuangkan keyakinan, karena merugikan dan menyakiti orang lain.
- LANTAMAL V AJAK GENERASI MUDA NOBAR FILM G 30 S PKI
- DANREM 084/BJ BUKA LOMBA DAYUNG PERAHU KARET
- ASISTEN DANLANTAMAL V SAMBUT KEDATANGAN JEMAAH HAJI KBIH LANTAMAL V
- PANGLIMA TNI : PEMUTARAN FILM G30SPKI UNTUK MENINGKATKAN SELURUH ANAK BANGSA
- PAKDE KARWO DAMPINGI PANGLIMA TNI ZIARAH KE MAKAM DUA MANTAN PRESIDEN RI
Agar aksi serupa tidak terulang, Panglima Hadi mengingatkan agar seluruh pihak tidak takut dan tidak lengah dalam melawan aksi terorisme. Diperlukan sinergi dan keterpaduan antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat agar paham radikal tidak tumbuh ditengah – tengah masyarakat.
Selain itu, diperlukan kepedulian dari orang tua dalam mengawasi anak – anaknya dari pengaruh paham radikal yang disebarkan melalui media sosial. “Sudah banyak generasi muda yang terpengaruh radikalisme dari media sosial, kemudian mereka melakukan pertemuan – pertemuan tertutup,” katanya.

“Mari kita bersatu padu, radikalisme bisa dicegah bila kita peduli pada lingkungan terdekat. Radikalisme juga bisa dicegah jika kita terus berusaha meningkatkan pengetahuan tentang Agama dengan benar. Mari kita sebarkan pemahaman positif, merangkul seluruh komponen, dan mengambil tindakan preventif untuk mencegah radikalisme,” pungkasnya. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.