WAGATABERITA.COM – ACEH. Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) bersama Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah di Kantor Gubernur Aceh, Jumat (07/09/2018) melepaskan tim ekspedisi jalur darat 34.
Pada kesempatan ini, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim ini meminta kepada 34 provinsi di Indonesia menggerakkan umkm di wilayahnya masing – masing. Dalam menggerakkan umkm tersebut harus menggunakan bahan baku lokal asli daerahnya.
- INTEGRITAS TAK BISA DIGANTI TEKNOLOGI, PAKDE KARWO MINTA CALEG DICEK BOBOT, BIBIT, BEBETNYA
- PAKDE KARWO APRESIASI KINERJA SATGAS DAPAT SELESAIKAN TUGAS SELAMA 3 HARI
- TIM EKSPEDISI 34, IDE BRILIAN PAKDE KARWO
- PAKDE KARWO APRESIASI PIMPINAN PARPOL SIAP PAW DPRD MALANG DALAM WAKTU 3 HARI
- DIKUNJUNGI MAHASISWA UGM, PAKDE KARWO JELASKAN BERBAGAI INOVASI PEMBIAYAAN JATIM
Sehingga APPSI ikut berperan, lanjutnya, tidak hanya membahas penyelesaian sengketa perbatasan, tetapi juga menyelesaikan permasalahan lain seperti meningkatkan umkm guna menumbuhkan perekonomian.
“Ini dilakukan semata – mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikannya, umkm tersebut bisa dikembangkan dengan melihat potensi agro dan hortikultura yang cukup besar di Indonesia. Bahkan berdasarkan sensus ekonomi terhadap umkm di Indonesia, dari total umkm se – Indonesia yang mencapai 12,1 juta terdiri dari sekitar 7 juta di bidang agro dan hortikultura dan sekitar 4,91 juta di bidang non agro.

Melihat kondisi seperti itu, jelas Pakde Karwo, maka dengan menjadikan proses on farm menjadi off farm di industri primer / sekunder atau memproduksi bahan baku menjadi bahan jadi bisa menghasilkan nilai tambah mencapai 93 persen dan bisa lebih.
Dicontohkan di bidang perikanan, bahan baku perikanan dijadikan produk crispy dan abon. Jika itu dilakukan bisa menghasilkan nilai tambah mencapai 160 persen. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.